2/19/07

Mencapai Pengenalan Yang Benar akan Anak Allah

Inilah hidup yang kekal itu yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus (Yohanes 17:3)

Ayat di atas adalah bagian dari doa Yesus untuk murid-muridnya menjelang penyalibannya di Golgota. Dalam doa terakhir itu, Yesus hendak menyimpulkan semua pengajarannya yang telah diberikan kepada para murid selama misinya di dunia. Salah satunya tentang dasar iman keKristenan “Engkau, satu-satunya (the only) Allah” dan “Yesus Kristus yang telah Engkau utus”. Hal ini pula yang diakui oleh Rasul Paulus :

Namun bagi kita hanya ada satu Allah saja, yaitu Bapa, yang dari padaNya berasal segala sesuatu dan yang untuk Dia kita hidup. Dan satu Tu(h)an saja yaitu Yesus Kristus yang olehnya segala sesuatu telah dijadikan dan yang karena Dia kita hidup (1Korintus 8:6)

Kerancuan Istilah
Sayangnya pemahaman kita akan ayat-ayat tersebut seringkali dibingungkan oleh tidak jelasnya arti dari kata-kata penting ayat-ayat tersebut. Ketidakjelasan itu adalah kerancuan dalam istilah Allah, Tuhan, Tuan, TUHAN. Jika semua istilah itu tumpang tindih maka akan terjadi kekacauan pengertian yang hebat.

Allah, adalah serapan bahasa Arab. Berasal dari kata Al dan Illah yang artinya Sang Illah. Sementara jika mengacu pada serapan bahasa sansekertanya akan digunakan kata Dewa dari kata Dev (contoh 1 Raja 11:33). Kata Yunani yang digunakan untuk kata ini adalah Theos, sedangkan kata Ibraninya adalah Elohim. Ini adalah padanan secara ringkas. Semua mengandung arti “yang memiliki kekuatan supranatural, yang disembah, yang ilahi” tetapi juga khusus kepada Allahnya orang Israel digunakan makna “Sang Mahatinggi”.
Tuan, mengandung arti penguasa, pemilik, pengatur. Dengan kata Yunani, kurios dan kata dasar Ibraninya adon, yang dapat menjadi adoni atau adonai. Tuan dikenakan kepada setiap penguasa baik penguasa dalam rumah (kepala rumah tangga) – seperti Sarah memanggil Abraham (1Petrus 3:6), raja, pemimpin. Allah pastilah Tuan tetapi tuan bukan selalu berarti Allah.

Tuhan merupakan kata yang paling rancu dalam bahasa Indonesia. Jika mengacu pada akar katanya sebenarnya Tuhan berasal dari kata Tuan. Sampai terjemahan tahun 1668, Alkitab terjemahan Brouwerius masih menggunakan kata Tuan untuk menerjemahkan kurios bagi Yesus. Lalu oleh karena ada perubahan penerjemahan Alkitab oleh Leijdecker digunakanlah istilah Tuhan. Ini dituliskan oleh Remy Silado (Bapa jadi Bapak, Tuan jadi Tuhan, Bangsa jadi Bangsat, Kompas 11 September 2002) : “Jelas yang tadinya oleh Brouwerius diterjemahkan Tuan – sama dengan bahasa Portugis Senhor, Perancis Seigneur, Inggris Lord, Belanda Heere – melalui Leijdecker berubah menjadi Tuhan. Nanti pada abad-abad berikut, sepanjang 200 tahun, penerjemahan Alkitab bahasa Melayu melanjutkan penemuan Leijdecker tersebut”. Jadi penerjemahan kata Tuhan bagi Yesus dalam Alkitab melayu dan bahasa Indonesia harus mengacu pada Tuan. Masalahnya Yesus sudah terlanjur sering disebut Tuhan, yang kalau dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia Tuhan itu diartikan sebagai yang disembah (Allah).
TUHAN adalah salinan dari nama Allah Israel, yaitu Yahweh (YHWH). Inilah yang dituliskan dalam kamus Alkitab LAI (ada di bagian belakang Alkitab kita). Dan ini memang benar. Orang Israel karena ketaatannya dan ketakutannya akan segala kutuk dan penjajahan yang menimpa mereka oleh sebab pemberontakan mereka, telah menguduskan nama Allah, yaitu YHWH dengan menggantikannya menjadi Adonai (Tuan) dalam penyebutan sehari-hari. Di kemudian hari hal itu di salah tafsirkan seolah-olah nama Allah Israel adalah Adonai. Tentu saja bukan demikian, karena nama Allah tidak pernah berubah

Selanjutnya berfirmanlah Allah kepada Musa : “Beginilah kau katakan kepada orang Israel : TUHAN (YHWH), Allah nenek moyangmu, Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub, telah mengutus aku kepadamu : Itulah namaKu untuk selama-lamanya dan itulah sebutanKu turun temurun” (Keluaran 3:15)

Adanya nama menunjukkan bahwa Allah orang Israel adalah Allah yang berpribadi dan hidup. Nama adalah ciri pribadi yang tidak boleh diganti-gantikan (non substitusi). Nama bukanlah gelar, jadi TUHAN sebenarnya harus dipahami sebagai YHWH, nama Allahnya Israel, dan bukan sebagai gelar. Cobalah membaca kembali Alkitab kita dan gantikanlah kata TUHAN dengan nama yang tepat dari Allah yaitu YHWH maka seluruh pemaknaan kita akan berubah.

Allah yang esa
Bagi keturunan Ibrahim, yaitu orang Israel, perintah yang paling utama adalah : “Dengarlah hai orang Israel : YHWH itu Allah kita, YHWH itu esa” (Ulangan 6:4). Prinsip keesaan ini merupakan prinsip mendasar dalam iman agama keturunan Ibrahim.

Supaya mereka tahu bahwa Engkau sajalah yang bernama YHWH, yang Mahatinggi atas seluruh bumi (Mazmur 83:19)

Akulah YHWH dan tidak ada yang lain; kecuali Aku tidak ada Allah … (Yesaya 45:5)

Kata esa (echad) bukan untuk ditafsirkan sebagai majemuk (plural, banyak). Echad berarti satu, tunggal, satu-satunya (the only). Salah satu contoh penggunaan kata echad juga adalah pada Yosua 12:9-24 : “Raja negeri Yerikho, satu; raja negeri Yerusalem, satu; raja negeri Hebron satu; raja negeri Yarmut, satu; raja negeri Lakhis, satu; …. Jadi jumlah semua raja itu, tiga puluh satu orang”. Jadi echad berarti satu numerik bukan satu kolektif.

Kalau pun ada ayat yang menunjukkan penggunaan kata “keduanya menjadi satu” atau “satu tandan anggur” maka kita harus pahami bahwa dalam konteksi itu satu numeriknya ada pada “satu keluarga” dan “satu tandan”. Satu keluarga dapat terdiri dari banyak pribadi, tetapi tidak mungkin satu keluarga terdiri dari banyak keluarga. Satu tandan anggur dapat terdiri dari banyak buah anggur, tetapi tidak mungkin satu tandan anggur terdiri dari banyak tandan anggur. Demikian pula satu Allah, hanya terdiri dari satu Allah, tidak mungkin terdiri dari dua, tiga atau seribu Allah.

Penggunaan kata Elohim dalam bahasa Ibrani untuk menjelaskan kata Allah, juga bukan berarti bahwa Allah itu jamak. Secara umum akhiran –im memang berarti jamak kecuali apabila akhiran –im tersebut dilekatkan pada kata yang memiliki makna keagungan, kebesaran (majestic pluralistic). Pada kata-kata ini akhiran –im melukiskan kebesaran makna tetapi tetap memiliki bentuk tunggal. Contohnya pada kata mayim (air), shamayim (langit) dan panim (wajah). Jadi penggunaan kata elohim kepada YHWH, bukan dimaksudkan bahwa ada banyak YHWH tetapi ada hanya ada satu YHWH yang Mahaagung.

Bapa dalam Perjanjian Baru
Yesus Kristus di dalam menyampaikan Injil tidak mengingkari apa yang telah disampaikan kepada para nabi. Ketika ditanya tentang inti ajarannya Yesus menjawab :

Jawab Yesus : “Hukum yang terutama ialah : Dengarlah hai orang Israel, Tuhan (YHWH) Allah kita, Tuhan (YHWH) itu esa. Kasihilah Tuhan (YHWH) Allahmu dengan segenap hatimu … kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri” (Markus 12:29-31).

Pengulangan Yesus terhadap perintah “Shema” (dengarlah) yang merupakan prinsip keimanan monoteis yang mendasar menunjukkan bahwa Yesus datang bukan untuk menegakkan suatu teologi yang baru tetapi untuk menobatkan dunia. Maka Yesus menyatakan tentang orang Israel :

Kamu (orang Samaria) menyembah apa yang tidak kamu kenal, kami menyembah apa yang kami kenal, sebab keselamatan datang dari bangsa Yahudi (Yohanes 4:22)

Kalau pun Yesus memperkenalkan panggilan yang lebih lembut “Bapa” kepada para pendengarnya, Bapa itu bukanlah figur yang lain daripada YHWH sesembahan orang Israel :
Jawab Yesus : “Jikalau aku memuliakan diriku sendiri, maka kemuliaanku itu sedikitpun tidak ada artinya. Bapakulah yang memuliakan aku, tentang siapa kamu berkata : Dia adalah Allah kami” (Yohanes 8:54)

Maka benarlah apabila para murid Yesus memperkenalkan Yesus sebagai yang diutus, yang diurapi oleh Allah Israel :

Jadi seluruh kaum Israel harus tahu dengan pasti bahwa Allah telah membuat Yesus, yang kamu salibkan itu menjadi Tu(h)an dan Kristus (Mesias) (Kisah 2:36)

Allah Abraham, Ishak dan Yakub, Allah nenek moyang kita telah memuliakan hambaNya, yaitu Yesus yang kamu serahkan dan tolak di depan Pilatus … (Kisah 3:13)

Allah yang esa, juruselamat kita oleh Yesus Kristus, Tu(h)an kita, bagi Dia adalah kemuliaan, kebesaran, kekuatan dan kuasa sebelum segala abad dan sekarang dan sampai selama-lamanya. Amin. (Yudas 1:25)


Pengenalan yang benar akan Anak Allah
Salah satu komentar paling benar yang pernah dipuji oleh Yesus tentang siapakah dirinya adalah ucapan Petrus :

Lalu Yesus bertanya kepada mereka : “Tetapi apa katamu, siapakah aku ini ?” Maka jawab Simon Petrus : “Engkau adalah Mesias, anak Allah yang hidup!” Kata Yesus kepadanya : “Berbahagialah engkau Simon bin Yunus, sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapaku yang di Sorga” (Matius 16:15-17).

Ini adalah pernyataan iman yang paling original dan harus kita kumandangkan bahwa Yesus adalah Mesias, yang diurapi oleh Allah, yang diangkat oleh Allah menjadi Tuan (Lord) bagi semua manusia. Tetapi sayangnya oleh konsili Nicea (325), pernyataan iman ini diubah dalam kompromi gereja dengan Kaisar Konstantin bahwa Yesus adalah satu esensi dengan Allah dan dengan demikian Yesus yang Mesias dirubah menjadi Yesus yang Allah. Kita harus sadar bahwa untuk mencapai pengenalan yang benar akan Anak Allah (Efesus 4:13) maka kita harus sadar dahulu bahwa ucapan-ucapan Yesus yang terekam dalam kitab-kitab Injil dapat dipercaya. Bahwa Yesus bukan sedang bermain sandiwara atau menggunakan ucapan-ucapan yang bercabang. Yesus tidak pernah berdusta, tipu tidak ada pada mulutnya (1 Petrus 2:22).
Hal pertama yang harus kita pahami adalah bahwa Bapa (YHWH) dan Yesus adalah dua pribadi yang terpisah.

Dan dalam kitab Tauratmu ada tertulis bahwa kesaksian dua orang adalah sah : “Akulah yang bersaksi tentang diriku sendiri dan juga Bapa, yang mengutus aku, bersaksi tentang aku” (Yohanes 8:17,18)

Dengan demikian statement Yesus Kristus bahwa : “Aku dan Bapa adalah satu” (Yohanes 10:31), bukanlah dimaksudkan kesatuan tubuh atau kesatuan pribadi, melainkan kesatuan kehendak sama halnya dengan harapan Yesus : “Supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau ya Bapa di dalam aku dan aku di dalam Engkau …” (Yohanes 17:21).
Hal kedua adalah bahwa Yesus mengakui Bapanya lebih berkuasa dibandingkan dirinya :

… Bapa lebih besar daripada aku (Yohanes 14:28)

Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diriku sendiri; aku menghakimi sesuai dengan apa yang aku dengar, dan penghakimanku adil, sebab aku tidak menuruti kehendakKu sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus aku (Yohanes 5:30)

Aku berkata kepadamu : sesungguhnya seorang hamba tidaklah lebih tinggi daripada tuannya, ataupun seorang utusan daripada dia yang mengutusnya (Yohanes 13:16)
Maka Rasul Paulus mengambil kesimpulan tentang tingkatan ini : “Kamu adalah milik Kristus, dan Kristus adalah milik Allah” (1Korintus 3:23). “Tetapi aku mau, supaya kamu mengetahui hal ini, yaitu kepala dari tiap-tiap laki-laki ialah Kristus, kepala dari perempuan ialah laki-laki dan kepala dari Kristus ialah Allah” (1Korintus 11:3).
Hal ketiga, yang harus kita perhatikan adalah bahwa Yesus selama menjalankan tugasnya di bumi ini adalah benar-benar seorang manusia seutuhnya.

Karena anak-anak itu adalah anak-anak dari darah dan daging, maka Ia juga menjadi sama dengan mereka dan mendapatkan bagian dalam keadaan mereka … (Ibrani 2:14)

Tetapi dia, yang untuk waktu yang singkat dibuat sedikit lebih rendah dari pada malaikat-malaikat, yaitu Yesus … (Ibrani 2:9)

Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah Imam Besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai hanya tidak berbuat dosa (Ibrani 4:15)


Perumusan iman dalam konsili Khalkedon (451) yang menyatakan bahwa Yesus adalah Allah yang menjelma menjadi manusia dan dengan demikian adalah sepenuhnya manusia dan sepenuhnya Allah membuat surat-surat Paulus di atas menjadi nihil. Yesus yang demikian tentu saja tidak mungkin kita contoh.

Formula Kalkedon [yaitu keputusan konsili yang menyatakan Yesus adalah Allah sekaligus manusia] menjadikan Yesus tidak mungkin memiliki kemanusiaan yang sesungguhnya. Penjelasan konsili memang menyatakan Yesus adalah sepenuhnya manusia. Tetapi jika ada dua sifat dalam dirinya akan sangat jelas sifat mana yang lebih mendominasi. Dan dalam sekejap Yesus menjadi sangat berbeda dari kita. Dia menjadi mahatahu, mahakuasa, dan mahahadir (sifat-sifat Allah). Dia mengetahui masa lalu, masa kini dan masa depan … Ini sangat berbeda dari sifat mendasar manusia biasa. Yesus dicobai tetapi tidak dapat berdosa karena dia adalah Allah. Pencobaan macam apa yang seperti ini ? Sangat berbeda dengan jenis pencobaan yang kita alami (To Know and Follow Jesus, Thomas Hart, 1984 : 46).

Jika Yesus adalah sepenuhnya Allah dan sepenuhnya manusia, apakah dia benar-benar berjuang ketika harus menahan cobaan Iblis di padang gurun dalam keadaan lapar. Apakah dia benar-benar lapar ? Apakah Allah bisa lapar ? Apakah Yesus benar-benar ketakutan ketika berdoa di Taman Getsemani ? Apakah Allah bisa ketakutan ? Allah tidak dapat dicobai (Yakobus 1:13) lalu mengapa Yesus yang adalah sepenuhnya Allah dan sepenuhnya manusia dapat dicobai ?
Hal keempat, adalah Yesus memiliki pre eksistensi. Dia ada sebelum turun sebagai manusia. Yesus bukanlah nabi biasa yang lahir dari hasil persekutuan seorang pria dan wanita. Kuasa Allah (Roh Kudus) membuat Yesus ada menjadi manusia (Lukas 1:34,35).

Kata Yesus kepada mereka : “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada” (Yohanes 8:58)

Oleh sebab itu ya Bapa, permuliakanlah aku padaMu sendiri dengan kemuliaan yang kumiliki di hadiratMu sebelum dunia ada (Yohanes 17:5)


Pre Eksistensi Yesus
Keberadaan Yesus sebagai Mesias yang sudah ditetapkan oleh Allah bukan berarti bahwa Yesus adalah Allah itu sendiri. Karena Yesus dengan konsisten dicatat memiliki Allah :

Tetapi engkau hai Betlehem Efrata, hai yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagiKu seorang yang akan memerintah Israel, yang permulaannya sudah sejak purbakala, sejak dahulu kala. Maka ia akan bertindak dan akan menggembalakan mereka dalam kekuatan YHWH, dalam kemegahan nama YHWH Allahnya .. (Mikha 5:1,3)

Kata Yesus kepadanya : Janganlah engkau memegang aku, sebab aku belum pergi kepada Bapa, tetapi pergilah kepada saudara-saudaraKu dan katakanlah kepada merka, bahwa sekarang Aku akan pergi kepada Bapaku dan Bapamu, kepada Allahku dan Allahmu (Yohanes 20:17)

Barangsiapa menang ia akan kujadikan sokoguru di Bait Suci Allahku, dan ia tidak akan keluar lagi dari situ : dan padanya akan kutuliskan nama Allahku, nama kota Allahku, yaitu Yerusalem baru, yang turun dari sorga dari Allahku dan namaku yang baru (Wahyu 3:12)


Sebaliknya Yesus adalah awal dari segala ciptaan Allah

Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Laodikia : Inilah firman dari Amin, saksi yang setia dan benar, permulaan dari ciptaan Allah (Wahyu 3:14)

Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan (Kolose 1:15)


Yang oleh dia, Allah menjadikan langit dan bumi dan segala isinya

Karena di dalam dialah telah diciptakan segala sesuatu yang ada di sorga [langit] dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh dia dan untuk dia (Kolose 1:16)

… Oleh dia Allah telah menjadikan alam semesta (Ibrani 1:2)

Tentu saja penciptaan yang melibatkan Yesus ini bukanlah penciptaan dari tiada menjadi ada (ex nihilo, from nothing to something) tetapi penciptaan yang dari ada menjadi ada (from something to something). Bandingkanlah jika YHWH sendiri yang mencipta : “Oleh firman YHWH langit telah dijadikan, oleh nafas dari mulutNya segala tentaranya” (Mazmur 33:6). Allah menciptakan dengan firman, maka jadilah. Sementara Yesus menciptakan atas nama Allah (YHWH) dengan cara membentuk. “Dari debu tanah” (Kejadian 2:7). Yesus adalah seorang pembentuk, kuasa dan bahan ciptaan didapatnya dari Allah. Sama seperti kita sekarang juga adalah seorang pembentuk (pencipta) dari barang-barang teknologi dan sains tetapi semua bahan sudah ada lebih dahulu.
Sebagai anak Allah (ciptaan Allah) yang paling mulia, maka Yesus disebutkan : “Engkau mencintai keadilan dan membenci kefasikan; sebab itu Allah, Allahmu telah mengurapi engkau dengan minyak sebagai tanda kesukaan, melebihi teman-teman sekutumu” (Ibrani 1:9). Di antara semua ciptaan di Sorga, Yesus dilebihkan oleh Allah. Segala kuasa di sorga dan di bumi diserahkan kepada Yesus (Matius 28:18). Tetapi Yesus adalah anak yang taat, dia tidak pernah ingin untuk merampas kesetaraan dengan Allah. Bahkan, setelah segala tugas yang membutuhkan kekuasaan itu yaitu tugas untuk membersihkan noda dosa dari alam semesta akibat pemberontakan Iblis dan manusia, Yesus akan membawa semua kemenangan itu dan menaklukkan dirinya di bawah Bapa (1Korintus 15:28).

Yesus Saudara Kita
Ucapan Yesus yang penuh makna kepada Maria Magdalena : “Bapaku dan Bapamu, Allahku dan Allahmu” menyimpan makna kerinduan Yesus agar digenapi pemulihan atas manusia dan agar harapan Allah terpenuhi :

Sebab Ia yang menguduskan (Yesus), dan mereka yang dikuduskan, mereka semua berasal dari Satu; itulah sebabnya ia tidak malu menyebut mereka saudara (Ibrani 2:11)
Sebab semua orang yang dipilihNya dari semula, mereka juga ditentukanNya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran anakNya, supaya ia (Yesus), anakNya itu menjadi yang sulung di antara banyak saudara (Roma 8:29)

Pemberontakan kita telah membuat kita kehilangan kemuliaan Allah (Roma 3:23). Tetapi penyelamatan yang diinisiatifi oleh Allah sendiri (Yesaya 43:11) dan dijalankan oleh Yesus Kristus (Yudas 1:25), telah memberi kesempatan kepada kita untuk dipulihkan dalam kodrat Ilahi (2 Petrus 1:3,4). Kita kembali menjadi anak-anak Allah (Roma 8:14; Yohanes 1:12).
Saudara-saudaraku yang kekasih, sekarang kita adalah anak-anak Allah, tetapi belum nyata apa keadaan kita kelak; akan tetapi kita tahu, bahwa apabila Kristus menyatakan dirinya, kita akan menjadi sama seperti dia, sebab kita akan melihat dia dalam keadaannya yang sebenarnya (1 Yohanes 3:2)

Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita. Sebab dengan sangat rindu seluruh makhluk menantikan saat anak-anak Allah dinyatakan (Roma 8:18,19).

Saudara-saudara, inilah yang hendak kukatakan kepadamu yaitu bahwa daging dan darah tidak mendapat bagian dalam Kerajaan Allah, dan bahwa yang binasa tidak mendapat bagian dalam apa yang tidak binasa (1Korintus 15:50)

Karena kewargaan kita adalah di dalam Sorga, dan dari situ juga kita menantikan Tu(h)an Yesus Kristus sebagai Juruselamat yang akan mengubah tubuh kita yang hina ini sehingga serupa dengan tubuhnya yang mulia, menurut kuasanya yang dapat menaklukkan segala sesuatu kepada dirinya (Filipi 3:20,21)

Sebab mereka tidak dapat mati lagi; mereka sama seperti malaikat-malaikat dan mereka adalah anak-anak Allah karena mereka telah dibangkitkan (Lukas 20:36)

Sebagai saudara Yesus, kita memanggil pula YHWH sebagai Bapa kami yang di Sorga. Tetapi mengapa sekarang terlalu sering kita melupakan Bapa kita, dan hanya mengingat Yesus, sang Saudara Sulung ? Bukankah Bapa juga harus diceritakan, karena Yesus datang untuk memperkenalkan Bapa yang di Sorga dengan benar ?
Dengan Yesus menjadi saudara kita maka dia menjadi juga teladan kita. Dia berjanji kepada kita :

Aku berkata kepadamu : sesungguhnya barangsiapa percaya kepadaku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar daripada itu .. (Yohanes 14:12)

Yesus mampu melakukan pekerjaan-pekerjaan besar karena kepenuhan kuasa Allah ada di dalam dirinya (Kolose 2:9). Tetapi kita pun boleh punya pengharapan yang sama, seperti yang didoakan Rasul Paulus : “Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah” (Efesus 3:19). Sehingga kuasa, pekerjaan, keadaan fisik, dan kodrat kita suatu saat kelak akan menjadi serupa dengan Yesus, dan kita semua menjadi anak-anak Allah dalam keluarga besar Allah. Bapa YHWH menjadi semua di dalam semua dan Yesus menjadi batu penjuru.

Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah, yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru (Efesus 2:19,20)

Amin.

55 comments:

rbkrausent said...

By the way: mampukah Tuhan anda menciptakan sesuatu yg lebih besar dari-Nya shg Ia tdk kuat mengangkatnya? Answer: ketika Tuhan tengah jadi manusia mk ia terikat oleh kemanusiaannya. So "Tuhan" itu fleksibel. Toh suka-suka Tuhan kan mau jadi apa? Jadi buaya, nyamuk raksasa, virus flu burung atau mau jadi superman. Kan Tuhan Maha Kuasa!

Anonymous said...

yah seperti komen # 1 Tuhan dan Trinitas kok coba dinalar dengan logika manusia :-). bisakah kita memindahkan seluruh alam semesta ke dalam satu wadah...

Trinitas hanya bisa diselami dengan hati...

ps : untuk bung frans donald..isi buku2 Anda lucu :-D. belum lagi background Anda yang suka pindah2 gereja...yah itu kehendak bebas Anda sih, salam damai...

Anonymous said...

to rbkrausent..
kalau tuhan suka-suka mau jadi apa-apa, maka dia tak kan pernah benar-benar bisa menjadi apa-apa, krn kalo menjadi manusia dia gak bisa seutuhnya, krn masih bisa engga mati contohnya.. so at the end of the day, dia tetep tuhan, bukan mahluk/manusia..
wacana yg kamu gulirkan dah terbantah oleh pemikir-pemikir terbesar kristen sendiri. debat Athanasia vs. Aria gak akan beranjak kemana-mana kalo pola pemikirannya kayak kamu =).
satu lagi mungkin yg lebih terkenal; konsep kuasa tuhan versi Calvinism yg agak beda dgn mainstream christians pada umumnya juga gak akan beranjak kemana-mana kalo pemikirannya masih wacana kamu =)

eniwey, nice thought you are having, man


to Anonymous
komentar kamu ttg komen #1 saya hormati. ttg masalah pewartaan ketuhanan yg jangan diselami dgn nalar dan logika.
end of discussion then, krn hati bukan untuk didiskusikan.

TAPI,
sindiran anda ttg buku2 Frans Donald yg lucu really makes my day!
meski harus membuat mainstream christians terperanjat dan mainstreams muslim tergugah [meskipun dasarnya pemikiran dia tuh enggak baru bgt], Frans Donald lewat buku-bukunya sungguh Logic, dan enggak ada yg LUCU dengan menggunakan Logika. jadi plis jangan disindir. sekali lagi saya hargai pendirian anda yg prefer heart to logics untuk god's essense..
saya cuman mau mengingatkan, bahwa patriach terbesar kita Abraham mencari tuhan dengan Logika. saya juga mau mengingatkan bahwa Jesus menggugat Rabi-rabi yahudi dengan Logika. jadi, jangan nistakan logika dan orang-orang yg mencari tuhan dgn logika! plis, that's all i'm asking you.
satu lagi reminder untuk kamu, Abraham sebelum menemukan tuhan sejati juga pindah-pindah "keyakinan tuhan"

Syalom Alekhom
Salam Damai

"Roza Wardhana"

Mau Uang & Makanan said...

Ya banyak pejabat dan aktivis gereja ternyata manusia2 organisasi bukan manusia illahi. Memang kalo menetap di 1 gereja akan menjamin kita masuk Sorga ? Gereja mana yang paling benar ? Gereja sesungguhNya itu apa ?
Yang mengkritik latar belakang Frans itu keturunan ular beludak !
Emang TUHAN melihat latar manusia ketika akan dipakaiNya ?
Byk aktivis & pejabat gereja ternyata jadi Otak Kodok Ati Kebo.

Mau Uang & Makanan said...

YHWH kan ada di kamus alkitab itu = Allah. YHWH itu juga dari jaman doeloe asal mulanya gimana asal usulnya hingga ada kata YHWH juga kita nggak tau ? Jadi... pengikut JESUS pakai nama JESUS penguasa langit & bumi, termasuk dimensi roh dan memang terbukti bisa sembuh dan usir setan dalam JESUS. JESUS sendiri mengajarkan doa BAPA Kami yang ada di Sorga ? Jadi mau nyebut BAPA juga boleh, mau nyebut YHWH juga boleh, namun di dalam dimensi roh... agar nggak "nyasar", kita pakai JESUS karna ternyata di dunia ini ada banyak allah.

Faisal said...

To: mau Uang&amp:makanan

Tidak banyak Allah di dunia, hanya ada satu Allah yang Maha Esa, dan hanya pemahaman manusia yang berbeda tentangnya.

To: rbkrausent
Tuhan tidak pernah merubah dirinya untuk jadi sesuatu yang terlihat oleh dirinya, Allah itu Maha Suci dari kelemahan kemanusiaan, Janganlah engkau berbicara tentang hal yang belum engkau ketahui, jika itu salah maka kau telah menyesatkan orang yang meyakininya...

daniel said...

shalom, diskusi tentang keimanan sebenarnya sangat baik. tapi kalau isinya saling menjelekkan akan terasa kurang enak dan tidak bermanfaat.
kalau hanya ingin mencari kekurangan, sebenarnya agama apapun pasti ada kurangnya.
kalau boleh saya menyarankan agar kita masing-masing menjelaskan apa sebenarnya yang kita ketahui tentang agama kita untuk diketahui oleh orang lain, manatahu mereka tertarik dan mengikutinya. bukan menjelekkan agama orang lain agar dia pindah agama.
saya dalam berbagai diskusi, bila suasananya menjurus kenegatif, mencari-cari kelemahan lawan saya paling tidak suka dan ada suatu pemikiran bahwa bila seseorang menjelekkan agama orang lain maka dia tidak mengetahui tentang agamanya sendiri. bagi saya, orang yang agamanya dalam adalah orang yang tidak menjelekkan agama orang lain.
ok, saudara-saudaraku silahkan kupas kebaikan dan kelebihan agama masing-masing tapi janganlah menjelekkan agama orang lain.
sekarang giliranku: Aku percaya kepada Allah. Allah adalah satu dan tidak dapat dipersekutukan dengan yang lain. Dialah satu-satunya yang layak disembah. Bagaimana bentukNya, tidak ada orang yang tahu, dimana Dia, tidak ada seorangpun yang tahu.
Dia maha kuasa, pencipta segalanya dan Dialah yang mengatur segalanya didunia ini termasuk hidupku.
Aku percaya kepada Yesus utusanNya yang menjadi JALAN bagi diriku untuk mencapai tempat yang dijanjikan bagiku diakhir nanti, karena melalui Dialah ada jalan keselamatan.
Aku percaya kepada TauratNya yang berisikan hukum yang harus diindahkan manusia. Hukum tersebut mengatur kehidupan manusia didunia ini, agar tertib dan lancar. Bagaimana kita bersikap terhadap Allah sebagai pencipta (Vertikal) dan terhadap sesama manusia (Horizontal).sekian dari saya, terima kasih atas perhatiannya. Tuhan memberkati kita semua. Amen.

BLOGGER-Girl said...

.

blognya bagus ;)

.

elfizonanwar said...

Polemik Anak Tuhan, suka atau tidak, tetap saja akan menjadi permasalahan yang tak kunjung terselesaikan oleh para pengikut agama Kristen, Katolik, Protestan, Adven dsb. Agama Kristen Tauhid, jelas merupakan kritik yang tajam, mendasar tentang adanya Anak Tuhan tersebut.

Bola salju yang digulirkan oleh Kristen Tauhid, akan tetap saja bergulir, dari bukit yang di atas sampai dengan bukit di bawah. Kepastian masalah ini, Insya Allah, akan terjawab dengan adanya upaya kloning manusia atau manusia dolly yang unsur spermanya di ambil dari unsur ibunya sendiri.

Anonymous said...

secara textual, tidak ada ayat yang secara explisit menyatakan ke tritunggalan Allah, malah jelas-jelas Yesus berkali-kali mengatakan bahwa kuasa yang di berikan kepada Dia berasal dari Bapa yang mengutus dia, Allah Yang Esa, YHWH. Mengenai pemahaman dan penalaran dengan logika, saya sendiri, sewaktu masih SMP, logika saya tidak bersahabat dengan doktrin tritunggal, tak perlu saya jelaskan mengapa, karena trinitarian sendiri tidak mampu membuktikan kebenaran konsep tritunggal itu sendiri. Sekarang saya bersyukur, kerinduan saya terpenuhi, logika saya sewaktu SMP ternyata membawa saya menuju hidup yg baru, saya semakin dekat dengan Allah yang Maha Pencipta, yang telah mengutus hulubalang dari sorga, Yesua Kristus, jalan keselamatan manusia, yang telah diberi kuasa untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan Allah.

fantioz said...

Ini kutipan doa Polycarpus (Murid Rasul Yohanes) di abad pertama :

Among whom may I be accepted this day before Thee as a fat and acceptable sacrifice, according as Thou, the ever-truthful God, hast fore-ordained, hast revealed beforehand to me, and now hast fulfilled. Wherefore also I praise Thee for all things, I bless Thee, I glorify Thee, along with the everlasting and heavenly Jesus Christ, Thy beloved Son, with whom, to Thee, and the Holy Ghost, be glory both now and to all coming ages. Amen.”


Tidak menyebut nama Trinitas, tapi doanya ditujukan kepada ketigaNya. Kalau boleh tau, bagaimana Unitarian menyikapi Yesus dan Roh Kudus dalam keimanan?

fantioz said...

Tambahan juga, di abad-abad pertama dimana Para Rasul masih hidup, penyembahan (oleh murid para rasul) terhadap Trinitas juga tidak menjadi masalah. Sesuatu yang masih mungkin diperdebatkan. Tapi tuduhan bahwa Trinitas muncul pada konsili Kalsedon tidaklah benar.

Konsili-konsili hanya penegasan saja.

elfizonanwar said...

Apapun tafsiran tentang Trinitas, ya ujung-ujungnya tetap saja tidak akan selesai sampai akhir jaman. Tinggal, bagaimana kemampuan akal pikiran kita untuk 'menerima' masalah ini, kalau tidak masuk akal, untuk apa kita paksakan menjadi suatu keyakinan. Keyakinan yang didogmakan, akan tetap saja menyisakan berbagai pertanyaan yang tak dapat kita temukan jawabannya sendiri.

Anonymous said...

Tadinya saya ragu untuk menuliskan kisah ini, karena saya takut terjebak dalam rasa & sifat riya..Tetapi setelah membaca posting Kisah Kesaksian 4 Orang Gembala yang kembali ke agamanya masing-masing yang diposting di Yesus.net & Kebenaran.net, ini merupakan sebuah pengungkapan secara jujur & berani atas praktek rohani Gereja yang sebenarnya rahasia & tidak diketahui oleh banyak pihak termasuk umat Kristiani sendiri.

Karena saya melihat ada upaya penyangkalan kebenaran oleh kalangan-kalangan tertentu umat Kristiani di forum diskusi agama tersebut. Demi tegaknya kebenaran & agar semakin banyak domba-domba maupun gembala-gembala Kristus yang bisa menemukan jalan kebenaran Ilahi sesungguhnya, maka saya beranikan diri menulis & menuturkan kisah sejati ini. Saya berharap para domba & gembala Kristus yang membaca kisah ini memahami & menghayati pengalaman rohani saya ini, agar bisa menemukan kebenaran Ilahi yang sejati, Jalan Tuhan yang benar & tidak sesat.

Oleh karena itu demi penghargaan kepada umat Kristiani & umat Islam, saya tidak mengutip satu ayatpun dari Alkitab & Al-Qur'an. Kesaksian ini betul-betul ungkapan hati & jiwa saya.

Saya seorang pria, dilahirkan di Manado 27 tahun yang lalu, nama saya Paulus F. Tengker, saya dilahirkan dalam tradisi keluarga penganut Kristen yang fanatik. Ayah saya seorang Pendeta Gereja Pantekosta, kakak wanita saya tertua menikah dengan seorang penginjil Nehemia terkenal. Saya dididik untuk menjadi taat dalam beragama & direncanakan papa untuk menjadi penerus tradisi keluarga, menjadi Gembala Tuhan.

Itulah sebabnya setamat SMA saya melanjutkan kuliah ke sebuah Sekolah Misi Alkitab yang berlokasi di kawasan [eraser]- Surabaya. Kota Surabaya dipilih karena selain lebih dekat ke Manado, juga merupakan salahsatu kota dengan umat Kristiani yang terkemuka, banyak Gereja megah berdiri di tengah kota & pekabaran gembira Cinta Kasih Tuhan Yesus mendapat respon yang sangat baik dari masyarakat Jawa Timur yang mayoritas beragama Islam fanatik.

Selama kuliah saya juga bekerja part-time sebagai pelayan Tuhan di Gereja Nehemia & Gereja Pantekosta di Indonesia Timur cabang Surabaya. Saya bekerja sebagai penyusun kisah kesaksian dari hamba-hamba Islam yang bertobat masuk Kristen. Karena kebanyakan orang-orang itu adalah orang dari desa, atau orang yang awam, beberapa diantaranya bahkan sepertinya sakit jiwa, atau para pemakai Narkoba yang masih kecanduan berat, maka saya harus menuliskan kisah kesaksian yang hebat untuk mereka.

Saya biasa menulis cerita dengan tajuk: "Hamba Tuhan yang kembali, mantan seorang Kyai masuk Kristen, Mantan Dosen IAIN masuk Kristen" dsb. Kisah-kisah kesaksian palsu karangan saya itu sangat sempurna sekali, bahkan hampir tak bercela, saya ahli mengutip Al-Qur'an & Hadist, saya juga tahu urutan pendidikan Islam dari mulai sekolah Islam, pondok Pesantren hingga IAIN. Saya juga sering ditugaskan untuk membuatkan dokumen asli tapi palsu, ijazah palsu & foto-foto palsu, untuk memberi kesan bahwa mereka itu dulunya benar-benar bekas tokoh Islam walaupun sebenarnya bukan!. Bahkan saya juga mengajari mereka membaca Al-Qur'an yang akan dipakai untuk menohok orang-orang Islam yang sedang kami injili & berusaha membantah kami.

Beberapa kisah kesaksian yang sudah dibukukan, beberapa diantaranya merupakan hasil karangan saya. Memang betul orang Islam yang murtad itu ada, tetapi mereka tidaklah sehebat kisah kesaksiannya, jika disebut mantan Ulama atau Mahasiswa IAIN, atau Guru Ngaji yang sekolah di Mesir, maka yang sebenarnya mereka itu adalah para pengemis, gelandangan, bekas pecandu Narkoba, wanita nakal & para preman tak beragama, orang desa yang berKTP Islam tapi berbudaya animisme didesa-desa pesisir selatan Jawa (misalnya Sukabumi & Blitar).

Bahkan saya sering berjumpa orang-orang Islam yang dibaptis itu ternyata seumur-hidupnya hampir tak pernah shalat & mengetahui ajaran Islam yang paling dasar.tapi kami harus melaporkan keberhasilan ini dengan cara yang gemilang kepada para jemaat yang telah berderma.maka kami rekayasa kisah kesaksian orang-orang lugu ini menjadi hebat & canggih. Tentu para domba di Gereja akan senang kalau mendengar mantan Ulama masuk Kristen, walaupun yang bersangkutan sebenarnya Cuma bekas gelandangan buta huruf misalnya.

Saya jalani terus pekerjaan ini hingga tamat kuliah & akhirnya saya dinobatkan sebagai pendeta muda. Karena keahlian saya ini terhitung langka, maka tugas ini tetap dipertahankan. Saya juga rajin membeli tafsir Al-Qur'an, Hadist & buku-buku Islam untuk mencari kelemahan-kelemahannya. Gereja mendanai setiap apapun yang berhubungan dengan pekerjaan saya. Saya menemukan bahwa sikap saling berbeda pendapat namun saling menghargai sebagai kelemahan Islam yang paling utama dalam pandangan Kristen.

Bahkan saya juga pernah berpura-pura belajar mengaji & mengaku sebagai Islam dengan mengundang seorang Guru Ngaji ke rumah dinas saya, saya belajar ngaji hingga 1 tahun lebih & Ustad itu tak pernah menyadari sampai saya tamat belajar, bahwa saya sebenarnya seorang Kristen. Berkat pengajaran dia itu saya bahkan bisa mengaji & hal ini ternyata berguna sekali untuk saya sekarang ini, ketika kali ini saya dengan sesungguhnya belajar agama Islam.

Saya pun secara part time terkadang ikut misi penginjilan malam yang bertajuk Tuhan Berkabar di Malam Hari. Kami mendatangi tempat-tempat keremangan malam di seantero kota Surabaya, kami wartakan injil kepada para pekerja seks, ABG, wanita nakal & kaum gay. Yang kami target untuk dikristenkan biasanya adalah para pekerja seks independent, para pengunjung diskotek & kafe yang menyambi, baik itu gadis belia maupun para lelaki muda penjaja seks untuk kaum gay. Setiap orang yang terpilih biasanya hasil seleksi & pengamatan yang teliti, tidak sembarangan orang kami target, biasanya kami telah mengawasi mereka selama kurang lebih 1 hingga 3 bulan. Para penginjil yang aktif di sini tidak aktif dalam kegiatan Gereja apalagi memimpin kebaktian dan lain acara rohani. Sebab kami tak mau citra Gereja rusak di mata umat yang kebetulan bertemu dengan para penginjil di tempat keremangan malam tersebut. Juga para penginjil itu tidak mengunakan seragam resmi, mereka berdandan seperti umumnya pengunjung diskotik & kafe.

Selain itu juga para penginjil Gembala Tuhan di Malam Hari juga aktif dalam jaringan pengedaran narkoba, sebab inilah cara termudah menjerumuskan seorang umat beragama lain dalam kesesatan hidup lalu setelah mereka tersesat & butuh pertolongan kamilah yang akan merangkul mereka. Apabila tidak terangkul pun, kami sudah berhasil merusak sebagian dari generasi muda Islam yang sering ke diskotik atau kafe. Mungkin para pembaca posting ini sudah membaca artikel panjang tentang Jaringan Narkoba di Jakarta di harian Kompas edisi hari Minggu tgl. 11 Maret 2001, di sana diceritakan dengan gamblang betapa penyebaran & mafia narkoba sudah menyebar sangat pesat di Jakarta & sulit diberantas. Betapa aparat kepolisian, TNI, pengelola tempat hiburan malam, para pengunjung & mafianya bekerja sama begitu rapi.

Tapi ada yang kurang dari cerita itu & ini sangat sulit mereka telusuri, yaitu keterlibatan Gereja dalam jaringan & sindikat narkoba! Berbeda dengan para mafia & Bandar yang ingin mengeruk keuntungan materi, Gereja terlibat semata untuk menjaring domba Kristus baru & menyesatkan generasi muda Islam!

Jujur saja, kisah kesaksian bahwa para gembala Tuhan pun banyak yang memakai narkoba untuk menunjang performance mereka itu benar adanya. Narkoba itu digunakan agar para Gembala Tuhan bisa tampil percaya diri &, kami sangat yakin, bahwa kondisi fly & sakauw adalah kondisi dimana kami bisa kontak langsung dengan Roh Kudus!. Kisah Kesaksian yang dituturkan 4 mantan gembala itu benar adanya, saya pun tahu persis karena selaku anggota tidak tetap penginjilan malam hari, sayalah yang memasok kebutuhan mereka, saya kenal banyak dengan para Bandar Besar Narkoba di Surabaya.

Bahkan beberapa Bandar Besar itu adalah jemaat Gereja yang taat, donasinya bahkan ada yang melebihi nilai persepuluhan mereka. Selain menyumbang uang untuk penginjilan, mereka juga menjual Narkoba dengan harga khusus kepada Gereja untuk memasok kebutuhan para Gembala yang membutuhkan & untuk diedarkan guna merusak generasi muda Islam. saya juga terkadang memakai ectassy/inneks, hanya saja saya pakai ketika menjamu para tamu Gembala Tuhan dari luar kota. Kami pun biasa ketemu & ngobrol-ngobrol di beberapa pub malam terkenal yang pasti dikunjungi para Pelayan & Gembala Tuhan bila berkunjung ke Surabaya. Kita punya private member di Kowloon, Club Deluxe & Top Ten. Saya pernah menemani pendeta terkenal seperti; KAM Jusuf Roni (yang mantan Mubaligh & tokoh Islam terkenal), Gilbert Lumoindang, & Suradi Ben Abraham di pub-pub tersebut.

Kami bahkan pernah melakukan pembaptisan beberapa pekerja seks di private room salah satu pub terkenal itu sambl tripping!!, setelah itu kami "dating" dengan mereka, "mandi suci bersama" istilahnya. Kalau masalah skandal seks antara jemaat & pendeta atau penyanyi Gereja & Gembalanya, saya tak tahu persis, tapi yang saya tahu memang sewaktu menemani para Gembala Tuhan mengunjungi pub malam, pernah mereka di antaranya ditemani beberapa wanita yang dikatakannya sebagai jemaat yang minta diurapi secara khusus.

Selain itu saya juga aktif dalam pembinaan domba-domba baru yang kebanyakan berasal dari pedesaan & para pekerja malam. Seperti diuraikan di awal kisah nyata ini. Sayalah terkadang mengajari mereka tentang Islam, tetapi tentunya yang telah kami sortir bahwa ajaran Islam itu mengakui ketuhanan Yesus misalnya. Saya juga mengajari mereka berakting untuk menunjang penampilan mereka di acara KKR atau kesaksian di Gereja. Jangan sampai mereka tidak hapal kisah nyata hasil rekaan saya sendiri lalu melenceng ke kisah nyata mereka sendiri, yang kalau ketahuan bisa berakibat fatal bagi Gereja!.

Khusus untuk KKR kami melatih orang-orang untuk berpura-pura lumpuh, buta, bisu & berbagai penyakit lainnya, lalu pura-pura disembuhkan para pengkhotbah & jemaatpun akan histeris & percaya itu mukjizat. Kami pun harus menyiapkan upacara pemanggilan Roh Kudus di tempat-tempat keramat & angker di Surabaya sebelum acara penyembuhan Ilahi dimulai. Terkadang ada jemaat yang di luar kendali & skenario betul-betul minta diurapi, biasanya kami akan segera menahan dia dengan mengatakan: maaf pendeta sibuk, dengan kedatangan umat yang luar biasa, lain kali saja?!,

Biasanya para penginjil malamlah yang bertugas untuk menahan orang-orang yang di luar skenario acara, kami tidak pernah melibatkan pemuda Gereja karena mereka diluar gugus kendali komando kami. Bagi umat Kristiani atau para Gembala & pelayan Tuhanpun yang tidak pernah ikut kegiatan ini akan terkejut & sulit mempercayai kenyataan ini, tetapi saya beitahukan sekali lagi: SEMUA ITU BENAR-BENAR TERJADI!. Selain 4 mantan gembala itu, sayalah juga saksi hidup lainnya.

Mengapa Saya Masuk Islam?

Ketertarikan saya kepada Islam bukan dari buku-buku yang saya baca, karena buku-buku itu tak pernah saya baca dengan sepenuh hati & sampai tuntas, saya hanya mencari point-point tertentu saja. Saya masuk Islam bukan setelah bertemu atau berdiskusi dengan orang Islam, karena saya selalu menganggap & diajarkan oleh Gereja bahwa orang-orang Islam itu sebagai orang-orang yang hina, kotor, bodoh, terbelakang, kasar, keji, penuh tipu muslihat & penuh dosa. Ajaran Islam dinyatakan sebagai ajaran sesat & umatnya kalau tidak kita hinakan harus kita insyafkan, hal-hal inilah yang tertanam dalam benak saya sejak kecil hingga dewasa ini. Perlu semuanya ketahui ajaran kebencian kepada ajaran Islam & umatnya ini merupakan pelajaran pokok yang diberikan kepada kader-kader umat Kristiani sejak kecil, materi ini mulai disampaikan di pengajaran sekolah minggu & jika kita akan menjadi berminat menjadi penginjil atau Gembala Tuhan, pelajaran ini akan semakin diperdalam kembali.

Saya akhirnya masuk Islam justru setelah mengalami suatu mimpi luar biasa & beberapa kejadian di keesokan harinya, yang akhirnya merubah jalan hidup saya menuju kebenaran sejati.

Bermula dari suatu Kamis malam, malam Jum'at tanggal 11 Januari 2001, saya bermimpi sedang berdoa di hadapan gambar Tuhan Yesus di suatu Gereja yang sangat megah, lalu datanglah Tuhan Yesus menemui saya, dengan senyum-Nya yang agung! saya bahagia sekali, ini adalah mukjizat bagi saya!. Sayapun lalu memandangi Tuhan Yesus dari ujung kaki hingga ujung rambut, sungguh mirip sekali bahkan lebih agung dibanding foto & gambar Tuhan Yesus yang saya miliki. Tetapi sesaat kemudian datang menghampiri kami seorang pria berwajah Arab Palestina mirip orang Yahudi atau Israel, dia berkata: "Kalian ini siapa?"

Saya menjawab: "Saya seorang domba yang sedang bertemu Tuhannya!"

Dia bertanya lagi : "Mana Tuhannya?"

Tuhan Yesus menyela : "Akulah Tuhan Yesus, Juru Selamat Umat Manusia & Dunia!, siapakah engkau wahai pria asing?"

Pria Yahudi itu berkata : "Akulah Isa Al-Masih, & engkau bukanlah diriku!"

Saya menyela : "Wahai engkau orang Yahudi ataukah Arab, janganlah kamu berbuat begitu di hadapan Tuhanku!"

Pria Yahudi itu berkata : "Kalau begitu buktikanlah bahwa kamu adalah Yesus atau Isa Al-Masih sebenarnya!"

Tuhan Yesus berkata : "Engkau akan kujadikan domba hina karena telah menghina Tuhanmu!"

Lalu Tuhan Yesus memejamkan mata & sungguh ajaib! dari tangannya keluar mukjizat sinar api & dia menyemburkannya kepada pria Yahudi itu, pikir saya pria Yahudi itu akan binasa karena berani menghina Tuhan Yesus!.

Keajaiban keduapun terjadi!, pria Yahudi yang mengaku sebagai Nabi Isa Al-Masih itu tak kurang apapun & dia lalu tersenyum, kemudian api itu kembali menyembur kepada Tuhan Yesus, lalu Tuhan Yesus menjerit kesakitan & wujudnya tiba-tiba berubah!, kedua telinganya memanjang..dari mulutnya keluar gigi taring..& dari belakang tubuhnya keluar ekor, wajahnya pun berubah mengerikan!...lalu salahsatu tangannya mendadak memegang sebuah tombak seperti garpu!...

TUHAN YESUS YANG SAYA LIHAT DALAM MIMPI INI BERUBAH MENJADI IBLIS..!!!. Sementara pria Yahudi itu lalu berdoa dalam bahasa seperti bahasa orang Israel, Tuhan Yesus yang telah berubah wujud menjadi Iblis itu lalu lari terbirit-birit!...Kemudian ada kejadian ajaib lainnya terjadi, Gereja Megah tempat saya berdoa tiba-tiba menghilang, lalu berganti dengan
pemandangan seperti disebuah padang pasir yang sangat tandus.

Saya yang kaget & tak percaya melihat kejadian ini lalu dengan terbata-bata saya bertanya pada pria Yahudi ini: "Siapakah engkau sebenarnya?"

Pria itu menjawab : "Akulah Isa Al-Masih, hamba Allah, Rasul-Nya yang ke 24, yang oleh engkau beserta umat-umat lainnya dinyatakan sebagai Tuhan Yesus".

Saya berkata : "Bukankah engkau telah mati dikayu salib & telah berkorban demi menebus dosa umat manusia?"

Nabi Isa Al-Masih menjawab: "Bukan seperti itu kejadiannya, engkau telah diperdaya oleh Iblis & para pengikutnya yang telah berusaha mencelakakanku tadi & sekarang dia telah terlihat wujud aslinya"..

Saya berkata : "Maksud tuan, Iblis tadi itu..., jadi selama ini?.."

Nabi Isa Al-Masih menukas : "Sudahlah, maukah engkau tahu kebenaran Ilahi sejati?"

Saya menjawab : "Jika itu ada saya bersedia.."

Nabi Isa Al-Masih menjawab : "Tetapi untuk menemukan kebenaran sejati itu engkau harus berkorban banyak, engkau akan kehilangan pekerjaanmu, hidup miskin, kehilangan teman-temanmu, serta dibenci banyak orang?"

Saya menjawab : "..emmmmm" (tak bisa berkata-kata)

Nabi Isa Al-Masih berkata : "Ketahuilah akulah Nabi Isa Al-Masih sebagaimana yang telah aku katakan tadi, suatu saat nanti aku akan turun kembali ke muka bumi untuk meluruskan segalanya yang salah tentang aku. Janganlah engkau termasuk dalam golongan yang keliru itu, jika engkau ingin menemukan kebenaran sejati, engkau sebenarnya telah memiliki catatan-catatan kebenaran itu, tapi engkau tak membacanya dengan pikiran & hatimu. Otakmu telah beku karena telah disesatkan orang-orang yang diilhami Iblis & para pengikutnya. Kalau engkau mau mencari kebenaran, engkau akan menemukannya di suatu tempat, tepat esok hari dimana kamu ditempat itu mendapatkan suatu kesulitan!"

Lalu pria yang mengaku dirinya sebagai Nabi Isa Al-Masih itu mengucap salamnya orang Islam..kemudian pergi...sayapun lalu terbangun....hari telah pagi...saya merenung mimpi apa itu tadi?, kesulitan apa yang akan saya alami hari ini? Hari telah tiba kembali, rupanya ini hari Jum'at tanggal 12 Januari 2001, saya pikir itu cuma sebuah mimpi saja, saya lalu ingat cerita takhayul orang Jawa, kalau Malam Jum'at pasti setan-setan itu gentayangan, mungkin saya mengalami itu barangkali..

Kemudian saya buka-buka buku-buku Islam yang saya miliki, tiba-tiba saja saya merasa menemukan banyak hal yang selama ini tidak pernah saya baca....betapa pikiran saya telah dibukakan..tapi saya belum yakin betul... Ketika perjalanan menuju kantor saya di sekretariat Gereja, mendadak mobil saya mogok tepat di depan sebuah Mesjid di kawasan [eraser], Surabaya, sayapun kaget, kok bisa-bisanya mogok di depan sebuah Mesjid yang saya benci? Jangan-jangan mimpi itu betul?!. Akh saya pikir ini cuma kebetulan saja jangan percaya takhayul!, namanya mogok itu bisa terjadi kapan saja pikir saya, belum hilang kaget saya, tiba-tiba ada seorang pria menghardik saya & meminta dengan kasar dompet & HP saya!, saya kaget, panik campur takut, lalu saya berlari ke arah...Mesjid & masuk ke sana, minta tolong sama orang-orang di situ..orang yang mau menodong sayapun lalu berlari menghindari massa, rupanya waktu itu jam 11.30..mendekati jamnya shalat Jum'at, saya perhatikan sekitar saya...orang-orang berpeci, bersarung hendak shalat Jum'at..saya ini ada di mesjid...mimpi saya...pesan orang Yahudi yang mengaku sebagai Nabi Isa Al-Masih dalam mimpi itu....saya bingung lalu saya tak sadarkan diri....

Ketika tersadar..saya berada di sebuah ruangan Mesjid rupanya..& ada seorang Bapak tua berpeci yang mengatakan saya tadi itu pingsan...saya lalu berdiri..tiba-tiba hati ini ingin menangis..menjerit.."Ya Tuhan!..Engkau telah menunjukkan jalan bagiku!"...Pak Tua itu kaget & bertanya: "ada apa nak?", lalu saya ceritakan semua mimpi saya tadi malam & kejadian yang saya alami, juga siapa saya & apa pekerjaan saya..serta perbuatan-perbuatan saya dalam usaha memerangi & memperdaya agama Islam beserta umatnya.

Bapak Tua itu berkata: "Itu suatu petunjuk dari Tuhan bagimu, boleh percaya apa tidak, saya bukanlah seorang ahli agama yang baik....sekarang kamu teruskan perjalanan atau pulang" Sayapun lalu pulang..menelpon Gereja bahwa saya hari ini tidak enak badan, jadi nggak masuk kerja, tapi 3 jam kemudian, sekitar jam 16.00 sore saya kembali lagi ke Mesjid itu, lalu saya melihat ada pengajian, pak tua berpeci itu memimpinnya, saya beranikan diri masuk & berkata: "pak tolong yakinkan saya!..saya ingin mengetahui tentang agama Islam sebenarnya!".

Disaksikan para jamaah mesjid itu, kemudian kami berdiskusi panjang lebar hingga malam hari, saya lalu pamitan pulang & menyatakan pada pak tua bahwa diskusi ini belum selesai & akan kami sambung esok pagi. Proses diskusi ini memakan waktu seminggu lamanya, setiap pagi sebelum berangkat kerja sekitar jam 06.00 hingga jam 08.00 pagi saya mampir ke Mesjid tersebut & kami berdiskusi Islam - Kristen. Akhirnya setelah yakin dengan seyakin- yakinnya, setelah mendapat penjelasan panjang lebar dari pak tua, dimana setiap penjelasan balik dari saya yang sangat Ilahiah & Alkitabiah menurut saya, ternyata dinyatakan tidak berargumen & berdasar oleh pak tua & beberapa jemaatnya yang ikut hadir dalam diskusi pagi kami, terutama setelah saya mengetahui bahwa pak tua ternyata fasih & hapal beberapa bagian dari Alkitab, mengetahui sejarah Gereja & penulisan Alkitab, yang beliau tunjukkan dengan dokumen-dokumen Kristen asli yang dia miliki yang menurut beliau pernah diberikan beberapa penginjil sekitar 30 tahun yang lalu, yang ketika saya baca, saya terkejut karena pemaparan di buku-buku para missionaris 30 tahun lalu itu ternyata berbeda sekali dengan dokumen yang ada di Gereja sekarang yang pernah saya pelajari.

Saya jadi ragu & bimbang, kenapa literatur agama yang dianggap sakral oleh umat Kristiani ini bisa berubah setelah 30 tahun?, terlebih setelah pak tua menunjukkan & memperbandingkan versi Alkitab cetakan tahun 1960-an dengan versi Alkitab yang saya miliki (cetakan tahun 1990-an), yang mana diterbitkan oleh lembaga yang sama, kok bisa memiliki perbedaan & revisi di sana-sini tanpa penjelasan di edisi baru bahwa telah dilakukan revisi?, yang mana revisi itu ternyata bukan sekedar perubahan EYD atau tata bahasa saja, akan tetapi juga merubah makna & arti ayat Alkitab itu sendiri?. Akhirnya saya yakin bahwa agama lama saya ini, Kristen memiliki banyak kelemahan & merupakan suatu kesalahan sejarah, Islamlah agama penutup & penggenap itu. Yang menggembirakan saya adalah agama Islam itu ternyata juga menghargai & menghormati Tuhan Yesus sebagai Nabi Allah yang dimuliakan, mengakui keberadaan agama-agama terdahulu & kitab-kitab sucinya. Persamaan kisah & sejarah agama dalam Alkitab & Al-Qur'an, yang lalu disempurnakan oleh wahyu Allah kepada Muhammad dalam Al-Qur'an, dimana semua ajaran Kristen yang dinyatakan menyimpang itu dijelaskan dengan baik dimana menyimpangnya & direposisi kembali ajaran wahyu Ilahi itu secara benar dalam Islam.

Penjelasan Pak Tua & jemaatnya ini tentu tidak saya percaya begitu saja, saya juga mencoba mengajak berdiskusi teman-teman sesama Gembala selama masa diskusi ini, tetapi jawaban rekan Gembala lain sungguh sangat menyakitkan & ketus sekali, bahkan ada yang bilang saya ini kena guna-guna dari bekas Guru Ngaji saya berikut pembantu rumah dinas saya, juga pengaruh kekuatan sihir yang tersembunyi dalam buku-buku Islam yang saya miliki. Beberapa rekan dari Gereja Pantekosta bahkan menawarkan jasa untuk melakukan upacara pengusiran roh Jahat Islam di rumah saya & akan mengurapi serta mensucikan buku-buku Islam yang saya miliki agar kekuatan sihirnya hilang..!..Sikap rekan-rekan Gembala ini terasa kontras & tidak sepadan dengan sikap Pak Tua & jemaatnya di mesjid yang sederhana itu. Saya merasa bersalah karena telah ikut dibesarkan & dibina oleh lingkungan agama yang sesat..saya harus segera mengambil keputusan..setelah melalui berbagai pertimbangan yang matang, menimbang segala resikonya... Akhirnya sudah mantap & sudah bulat tekad saya, saya akan masuk Islam...

Di hari Minggu tgl. 21 Januari 2001, jam 10.00 pagi, saya berikrar DUA KALIMAT SYAHADAT: ASYHADU ALLA ILAHA ILALLAH WA ASYHADU ALLA MUHAMMADARRASULULLAH

SAYA BERSAKSI TIADA TUHAN SELAIN ALLAH DAN SAYA BERSAKSI PULA BAHWA MUHAMMAD ITU UTUSAN ALLAH.

Saya telah menjadi Islam, saya mengganti nama menjadi Rachmat Hidayat, saya tidak memakai nama keluarga Tengker lagi, karena ketika mengabarkan kepada keluarga saya di Manado bahwa saya masuk Islam, mereka murka sekali, papa menyatakan tidak akan mengakui saya sebagai anaknya, Oma bahkan mengutuk saya melarat bersama para pendosa Islam & menyatakan bahwa saya telah disihir orang Islam. Lalu saya juga memperoleh surat dari keluarga yang diberikan oleh mantan pembantu saya di rumah dinas, bahwa keluarga saya sekarang tidak mengakui saya lagi & menyatakan mencabut hak waris dalam marga saya & saya tidak diperkenankan menyandang nama keluarga Tengker lagi. Bahkan dalam surat itu papa menyatakan jikalau saya akhirnya dianiaya atau dibunuh oleh pihak Gereja, mereka gembira karena itu merupakan sarana penebus dosa saya kepada Tuhan Yesus.. Naudzubillah.!!!..Ya Allah..!!! maafkan keluarga saya ini.mereka berkata begini karena mereka tidak mengerti hakekat Ketuhananmu yang sesungguhnya...

Sekarang saya ikut bimbingan Islam di rumah pak tua berpeci yang kemudian diketahui merupakan Ustad & Imam Mesjid itu. Maaf demi keamanan kami, nama Ustad, alamat Mesjid, serta tempat kost saya rahasiakan..mohon maklum. Sejak saya pindah dari rumah mewah berfasilitas lengkap plus mobil dll di kawasan elit Darmo Satelit - Surabaya, yang merupakan fasilitas buat saya dari Gereja, telah saya kembalikan ke Gereja, saya sekarang kost di sebelah rumah pak tua itu sambil belajar agama Islam. Saya juga bekerja membantu usaha kecil-kecilan milik keluarga pak tua ini, yaitu mencetak surat undangan, kop surat & setting komputer.

Insya Allah kalau ada modal (sekarang saya berencana bersama salah seorang anak pak tua ini untuk mengajukan kredit usaha kecil di BRI - Surabaya), mau buka usaha percetakan yang lebih permanen. Sekarang saya sambil kerja belajar & memperdalam agama Islam. Kalau pagi sampai sore saya ada di studio kecil tempat saya bekerja, malamnya belajar ilmu agama & silat tradisional. Kata pengajarnya saya perlu belajar ilmu bela diri karena tak mungkin para pemuda kampung selalu mengawal saya. Saya mendengar dari bekas teman akrab di Gereja & yayasan (namanya saya rahasiakan juga demi keselamatan diri mereka), sangat solider dengan merahasiakan keberadaan saya, (walau pihak Gereja terus-menerus mendesaknya), mereka bercerita tentang usaha Gereja untuk melaporkan ke polisi bahkan memeja hijaukan saya, dengan tuduhan: "Kasus Pencurian Mobil!", padahal semua orang di Gereja tahu & banyak saksinya termasuk warga kampung tempat saya kost yang mengantar saya ketemu dengan pihak Gereja waktu serah terima itu, semua inventaris Gereja termasuk mobil sudah saya kembalikan & ada tanda terimanya. Demikian juga urusan keuangan & kas Gereja, semua sudah clear & pihak Gerejapun sudah tahu, tetapi entah mengapa mereka berusaha menfitnah saya seperti ini?!. Tetapi saya tekadkan, bila betul pihak Gereja akan melaporkan saya ke polisi, akan saya buka semua fakta & data yang saya miliki & mungkin pihak Gereja akan saya tuntut balik dengan tuduhan pencemaran nama baik, penghinaan & percobaan penganiayaan.

Khusus masalah penganiayaan saya bersama teman kerja di studio kecil kami, pernah beberapa kali hampir ditubruk sebuah mobil (yang saya tahu persis itu milik siapa) dibeberapa tempat ketika saya sedang berboncengan naik sepeda motor, tetapi Allah selalu melindungi hambanya yang telah bertobat ini, selalu upaya itu gagal, selalu saja kami bisa menghindar atau ada orang yang menolong kami ketika upaya tabrak lari itu terjadi. Saya serahkan semuanya kepada Allah SWT, Tuhan kita semua, Dialah yang Maha Tahu siapa yang benar & siapa yang salah diantara hamba-hambanya. Saya masih menunggu tindakan hukum dari dusta mereka ini, sebab mereka sementara ini kehilangan jejak saya. Mungkin setelah mereka membaca kisah kesaksian saya ini, mereka akan semakin gusar & marah kepada saya, karena selain saya telah masuk Islam, saya juga mungkin dianggap telah membongkar beberapa rahasia-rahasia penting Gereja yang selama ini selalu ditutupi secara rapi, yang jangankan umat di luar Kristen, umat Kristiani sendiri banyak yang tidak mengetahui praktek-praktek tidak benar dalam beribadah yang saya utarakan di atas tadi.

Saya titip pesan kepada para sahabat setia saya di Gereja & yayasan, supaya mereka memberikan sedikit pengertian kepada para pengurus Gereja untuk mengikhlaskan diri saya yang masuk Islam. Janganlah mencari-cari saya, karena segala urusan yang menyangkut asset Gereja yang pernah saya pegang sudah diselesaikan dengan baik. Juga agar tak timbul konflik dengan warga kampung atau umat Islam yang mengetahui kisah ini, saya takut ada pihak ketiga yang memanfaatkan kondisi ini untuk mengacau. Sebab masalah menyangkut agama itu sangat sensitif & riskan sekali.

Sekian penuturan saya, saya bahagia dalam keislaman saya, walau hidup pas-pasan saya sangat mensyukurinya karena tidak ada kepalsuan dalam keimanan Islam saya. Alhamdulillah Allah itu Maha Pengasih & Maha Penyayang, Allah telah memberi rejeki kepada saya & keluarga pak tua, order mulai banyak walau nilai penghasilannya mungkin cuma 10% dari nilai pendapatan saya dulu di gereja. Tetapi saya sangat mensyukurinya.


Dikisahkan kembali oleh Rachmat Hidayat atau Paulus F. Tengker (nama Kristennya)

Kisah ini dinyatakan oleh yang bersangkutan kepada M. Donny Setiawan, ketika kami sedang berdiskusi & membahas kisah kesaksian 4 mantan Gembala yang pernah diposting di kebenaran.net & yesus.net. Atas permintaan yang bersangkutan dengan alasan keamanan dirinya & orang-orang yang dekat dengannya, maka nama Mesjid, alamat Mesjid, nama persisnya Gereja tempat beliau dulu bekerja, tempat kost sdr. Rachmat Hidayat (Paulus F. Tengker) kami rahasiakan, mohon dimengerti & dimaklumi.

Kristologi said...

Dan (ingatlah) ketika Isa Putra Maryam berkata: "Hai Bani Israel, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab (yang turun) sebelumku, yaitu Taurat dan memberi kabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad)" Maka tatkala rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata: "Ini adalah sihir yang nyata".(QS.As-Shaff :6)

1.TENTANG AL_QUR’AN DI DALAM INJIL

“Dan,apabila KITAB itu diberikan kepada seorang yang tidak dapat membaca dengan mengatakan,’Baiklah baca ini, saya berdoa untuk kamu’,maka ia akan menjawab,’aku tidak dapat membaca’.”(Kitab-Yesaya 29:12)

"Dan, hal tersebut akan terjadi”,”Orang yang tidak mendengarkan segala firman-Ku yang akan diucapkan nabi itu demi nama-Ku, daripadanya akan kutuntut pertanggungjawaban.”(Kitab Ulangan 18:18)

“Namun, Aku mengatakan kebenaran ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu. Tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu.”(Injil-Yohanes 16:7)

“…sebab Ia tidak akan berkata-kata dari dirinya sendiri;tetapi segala sesuatu yang didengarnya itulah yang akan dikatakannya…”(Injil-Yohanes 16:13)


2.YESUS HANYA UNTUK BANGSA ISRAEL

"Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus dan Ia berpesan kepada mereka, “Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk kedalam kota orang samaria, melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari UMAT ISRAEL” (Injil Matius 10:5-6)

"Jawab Yesus,'Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari UMAT ISRAEL"(hanya kepada bangsa Yahudi)"

“Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau meniadakan kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. Karena Aku berkata kepadamu, ‘Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titik pun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi’.” (Matius 5:17-18)

"Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah dalam kerajaan surga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam kerajaan Sorga'."(Injil-Matius 5:19)

>Yunus:37


3.NABI MUHAMMAD DI SEBUTKAN DI DALAM INJIL.

“Kata-katanya manis semata-mata, segala sesuatu PADANYA (Muhammad) menarik. Demikianlah kekasihku, demikianlah temanku, hai putra-putri Yerusalem”(Kitab Kidung Agung 5:16)

”Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang PENOLONG yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya.”(Injil-Yohanes 14:16)

>Al-Ahzab 21

"Tetapi apabila Ia datang, yaitu ROH (Nabi) kebenaran, ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran..."(Injil-Yohanes 16:13)

“Namun, Aku mengatakan kebenaran ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, PENGHIBUR itu tidak akan datang kepadamu. Tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus DIA kepadamu.”(Injil-Yohanes 16:7)

>As-Shaff:6

“…sebab Ia tidak akan berkata-kata dari dirinya sendiri;tetapi segala sesuatu yang didengarnya itulah yang akan dikatakannya…”(Injil-Yohanes 16:13)

“….setiap ROH (Nabi) yang mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia, berasal dari Allah.”(Injil- 1 Yohanes 4:2)

"Beban bagi ARAB..."(Kitab-Yesaya 21:13)

"Apabila melintasi lembah BAKKA (Makkah), mereka membuatnya menjadi tempat yang bermata air (Zam-Zam); bahkan hujan pada awal musim menyelubunginya dengan berkat."(Kitab-Mazmur 84:7)

>Al-fath:24


4.PAULUS ADALAH SEORANG PENIPU

Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis Al Kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya: "Ini dari Allah", (dengan maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang mereka kerjakan.(QS.Al-Baqarah:79)


Sesungguhnya di antara mereka ada segolongan yang memutar-mutar lidahnya membaca Al Kitab, supaya kamu menyangka yang dibacanya itu sebagian dari Al Kitab, padahal ia bukan dari Al Kitab dan mereka mengatakan: "Ia (yang dibaca itu datang) dari sisi Allah", padahal ia bukan dari sisi Allah. Mereka berkata dusta terhadap Allah, sedang mereka mengetahui.(QS.'Ali Imran:78)

”Baiklah, aku sendiri bukan merupakan suatu beban bagi kamu, tetapi-kamu katakan-dalam kelicikanku aku telah menjerat kamu dengan tipu daya”(2 Korintus 12:16)

"...jika seseorang menambahkan (atau mengurangi) sesuatu kepada perkataan-perkataan ini, maka Allah akan menambahkan kepadanya malapetaka-malapetaka yang tertulis di dalam kitab ini."(Injil-Wahyu 22:18-19)

5.YESUS DITOLAK OLEH KAUMNYA

"Dia (Yesus) datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerimanya."(Yohanes 1;11)

"Bahkan KAMU menentang Tuhan, sejak aku mengenal kamu."(Kitab-Ulangan 9:24)

"Karena aku mengetahui pembangkanganmu, dan kekakuan tengkukmu. Lihatlah, selagi aku hidup bersama sama dengan kamu, kamu sudah menjadi pembangkang terhadap Tuhan, terlebih lagi nanti sesudah aku mati." (Kitab-Ulangan 31:27)
"Mereka membangkitkan cemburuku dengan yang bukan Allah, mereka membuatku marah dengan berhala mereka. Sebab itu aku akan membangkitkan cemburu mereka dengan yang bukan umat, dan akan membuat mereka marah dengan bangsa yang bodoh."(Kitab-Ulangan 32:21)

6.YESUS BUKAN ANAK ALLAH

(Ingatlah), ketika Malaikat berkata: "Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu (dengan kelahiran seorang putra yang diciptakan) dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putra Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah),(QS.ALI-IMRAN:45)

"...Ternyata ia (Maria) mengandung dari ROH KUDUS, sebelum mereka (Yusuf dan Maria) hidup sebagai suami istri...malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata:'Yusuf, anak Daud,janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai istrimu, sebab anak yang ada di dalam kandungannya adalah DARI ROH KUDUS."(Injil-Matius 1:18-20)

“….setiap roh (Nabi) yang mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai MANUSIA, berasal dari Allah.”(Injil- 1 Yohanes 4:2)


7.PERINTAH KHITAN DI DALAM INJIL

"Orang yang lahir di rumahmu dan orang yang engkau beli dengan uang (budakmu) harus DISUNAT maka dalam dagingmulah perjanjian-Ku itu menjadi perjanjian yang kekal."(Kitab-Kejadian 17:13)

"Orang yang tidak DISUNAT, harus "dipotong"(dibunuh)".(Injil-Kejadian 17:14)

8.MEREKA MEMBACA INJIL TETAPI TIDAK MENGERTI MAKSUDNYA

Mereka tuli, bisu dan buta, maka tidaklah mereka akan kembali (ke jalan yang benar).(QS.Al-Baqarah:18)

"...Sekalipun melihat,mereka tidak melihat;dan sekalipun mendengar, mereka tidak mendengar dan tidak mengerti."(Inijl-Matius 13:13)

9.KEKACAUAN UMAT KRISTEN

Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al Masih, Isa putra Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan: "(Tuhan itu) tiga", berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah sebagai Pemelihara.(QS.AN-NISAA':171)


Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan(QS.AL-IKHLASH:3)


Segolongan dari Ahli Kitab ingin menyesatkan kamu, padahal mereka (sebenarnya) tidak menyesatkan melainkan dirinya sendiri, dan mereka tidak menyadarinya(QS.'ALI IMRAN:69)


Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: "Bahwasanya Allah salah satu dari yang tiga", padahal sekali-kali tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Tuhan Yang Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang yang kafir di antara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih.(QS.'AL-MA'IDAH :73)

Anonymous said...

begitulah pemikiran orang2 yg sudah dperbudak dengan logika.. mereka pikir Tuhan itu bisa dipahami dengan logika dan pikiran manusia yang terbatas ini??!! mari kita buka injil Matius (sry lupa ayatnya ^_^) baptislah mereka dalam Nama Bapa, Putra, Roh Kudus.. sekarang qta liat Yohanes ayat 17 dari awal.. qta dapat melihat penggalan ayat yg berbunyi "..seperti Nama MU yg telah KAU berikan kepada KU... di Kitab Wahyu juga disebutkan mengenai mereka yg dimeteraikan oleh Nama Bapa dan Nama Anak.. sekarang coba anda para saudara unitarian renungkan, apakah Nama Yesus adalah hanya Nama Anak saja?? saya rasa tidak!! nama Yesus adalah Nama bersama yg dimiliki oleh Bapa, Anak dan Roh Kudus... yg diperkenalkan kepada manusia melalui Anak Nya.. mari qta beranalogi.. bila Sorga adalah sebuah rumah, Dan BAPA adalah ayah, ANAK adalah anak dari ayah, sedangkan para malaikat adalah pelayannya (pembantu/PRT).. apakah anak setingkat derajatnya dengan pembantu?? (jadi ANAK bukanlah malaikat mikael seperti yg dikatakan bung Frans Donald!!)... bila pembantu dengan pembantu bertengkar, siapakah yg berhak untuk menghakiminya?? tentu majikannya!! itulah sebabnya mengapa malaikat mikael ketika bertengkar dengan iblis ketika memperebutkan mayat musa tidak berani menghakiminya.. karena ia hanyalah pelayan yg setingkat dengan lucifer (ingat lucifer sebelum kejatuhannya adalah malaikat juga)..
bandingkan dengan apa yg dilakukan ANAK saat dicobai oleh iblis, DIA tidak berkata seperti mikael, "kiranya Allah menghardik engkau!!", tapi IA berkata, "enyahlah engkau!!!".. artinya, sama seperti BAPA, ANAK juga mempunyai kuasa untuk menghakimi (jadi mikael bukanlah ANAK)
didalam sebuah rumah, ayah adalah tuan rumah, anak juga tuan rumah, tetapi pembantu bukanlah tuan rumah!!
seorang ayah misalkan mempunyai marga atau nama keluarga Budi, sang anakpun berhak untuk memakai nama Budi tsb, yg secara otomatis merupakan ahli waris dari sang ayah, yg jg berhak atas seluruh rumah tsb!! ayah adalah majikan, ibu adalah majikan, anak juga majikan.. tetapi ayah bukan ibu, ibu bukan ayah, anak bukan ayah atw ibu, dan ayah dan ibu bukanlah anak!!
sangat sulit untuk memahami konsep KETUHANAN TRINITAS, setiap analogi termasuk analogi ini tidak bisa menggambarkan TRINITAS secara utuh. tetapi disitulah bukti kebesaran TUHAN qta, yaitu tidak bisa dipahami oleh logika manusia yg hanyalah ciptaan, tetapi cukup diimani!! INGAAT!!iman adalah percaya walau tidak melihat!! Bible memang tidak menyebutkan TRINITAS secara jelas, tetapi banyak ayat2 didalamnya yg menggambarkan KeJamakan di dalam Ke Esaan Allah..
mohon dimaafkan bila ada kata2 yg salah, Tuhan Yesus memberkati qta smua. Shalom..

elfizonanwar said...

Salah satu yang membedakan manusia dengan hewani adalah akal. Akal memang diciptakan di dalam tubuh manusia untuk digunakan sesuai dengan fungsinya yakni alat mencari kebenaran Ilahy. Oleh karena itu, tingkat iman yang tinggi dan mulia itu memang harus didukung oleh kemampuan akal manusia dalam menafsirkan keimanan khususnya guna pencarian eksistensi Tuhan. Contoh, apakah ada di dalam kitab suci kita pernyataan bahwa agama yang diakui Tuhan, adalah agama ini (mohon maaf, misalnya dalam Kitab Injil termuat pernyataan bahwa agama yang diakui itu misalnya Kristen atau yang lain Katolik dsb.). Nyatanya, masalah ini tak terjawab karena itu satu kitab suci tetapi yang menggunakannya agamanya bermacam-macam, ya Kristen, ya Katolik, ya Protestan, ya Advent dll.

Ya belum lagi menjawab masalah eksistensi Tuhan yang mempunyai multi tafsir ya ada Tuhan Bapak, ya Tuhan Anak dan ya Tuhan Bunda dsb. Belum lagi maslah keimanan yang lain seperti keimanan kepada rasul Tuhan dsb.

Masalah pencarian kebenaran Tuhan itu, sebenarnya dengan otomatis sudah dapat terjawab oleh kita, misalnya menyangkut mukjizat kitab suci itu sendiri. Jika kitab suci itu 'benar' dan memang suatu kebenaran, maka pastilah akan ada seorang anak manusia selaku domba kebenaran yang mempercayai kitab suci ini mempunyai suatu kemampuan untuk meng-HAFAL kitab sucinya ini.

Lalu, untuk satu mukjizat ini saja, apakah sudah pernah ada salah seorang dari Umat Kristen, Katolik, Protestan dsb. yang telah mampu menghafal isi Kitab Sucinya, INJIL???

elfizonanwar said...

Salah satu tugas berat Saudara kita Kristen, Katolik, Protestan dll. adalah masalah keyakinan kepada Tuhannya sendiri. Apa Tuhan ini satu atau terdiri dari dua unsur atau bahkan terdiri dari tiga unsur yakni Tuhan Bapa, Bunda dan Tuhan Anak.

Anehnya, sudah jelas-jelas bermasalah dalam keyakinan, tetapi masih banyak juga umatnya yang meyakini bahwa Tuhan itu tiga!

Anonymous said...

kalau anda meyakini bahwa keyakinan anda bisa menjamin keselamatan, silahkan yakini itu dengan sepenuh hati.. tapi janganlah usil untuk mengusik keyakinan orang lain..
intinya kalau anda meyakini ada keselamatan di luar Yesus silahkan2 saja.. tp buat saya hanya Yesus lah satu2 nya jalan keselamatan. agamamu bukanlah agamaku, jalanilah masing2 menurut keyakinannya..
Shalom, Tuhan Yesus memberkati

Anonymous said...

Kalau saja bersedia mari kita berbagi dan saling belajar di Allah-semata.org/forum. Sama seperti kalian kami golongan yang hanya ingin memurnikan apa apa yang diturunkan Allah termasuk apa yang diturunkan kepada Musa dan Isa. Dan kami diwajibkan untuk beriman pada Taurat dan injil agar dapat memahami Qur'an secara benar.
Hanya saja saya rasa walaupun kami juga membaca old testament dan new testament tapi mungkin pemahaman kami tidak sebaik kalian. marilah berbagi i'll see you there :)

The Watcher
http://allah-semata.org/forum/index.php?board=18.0
it's one kingdom afterall

elfizonanwar said...

Berbagi rasa dalam mencari suatu pemurnian atau kebenaran, tidaklah bisa dikarenakan faktor dari luar hati kita masing-masing. Tapi harus dari sudut hati kita yang dibuka pintunya untuk tidak 'bersakwasangka' yang negatif pada pihak luar, katakanlah kebencian pada agama selainnnya, khususnya Islam. Salah satu contoh, cerita sahabat kita Rahmat Hidayat di atas, sangat menarik untuk kita simak, bukan karena dia telah masuk Islam saya bela. Bukan, tetapi kegigihan hatinya yang tulus untuk memperoleh suatu nilai 'kebenaran Ilahy', sehingga beliau memperoleh kebenaran Ilahy tsb.

Perolehan nilai ini tak bisa diukur dengan materi atau pengorbanan lingkungannya, tapi kepuasanan hati nuraninya yang menemukan kebenaran Sang Maha Pencipta itulah yang mengalahkan materi dan pengorbanan itu sendiri. Agama ditutunkan 'memang' misinya untuk memperkenalkan siapakah Tuhan Yang Sebenarnya???

Islam menjawab bahwa Tuhan Yang Sebenarnya itu hanyalah satu atau ahad yakni ALLAH.

Anonymous said...

Yang Aku yakini :

"Kata Yesus kepadanya: "Akulah Jalan dan Kebenaran dan Hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku." (Yoh 14:6)

"Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa" (markus 2:10)

"Jadi Anak Manusia adalah juga Tuhan atas hari sabat" (markus 2 : 28)

Jawab Yesus: "Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa. (Markus 12:29)
Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu.(Markus 12:30)
Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini." (Markus 12:31)

"Tetapi kepada kamu, yang mendengarkan Aku, Aku berkata: Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu; (Lukas 6:27)
mintalah berkat bagi orang yang mengutuk kamu; berdoalah bagi orang yang mencaci kamu. (Lukas 6:28)

Mau nanya nih pada sdr/i sekalian, kira2 ajaran Yesus pada ayat2 alkitab diatas untuk agama yang samawi ada ngak yang seperti ajaran Yesus?

Matius 10:33 Tetapi barangsiapa menyangkal Aku di depan manusia, Aku juga akan menyangkalnya di depan Bapa-Ku yang di sorga."
Matius 10:38 Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak layak bagi-Ku.
Matius 10:39 Barangsiapa mempertahankan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, dan barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan memperolehnya.
Matius 10:40 Barangsiapa menyambut kamu, ia menyambut Aku, dan barangsiapa menyambut Aku, ia menyambut Dia yang mengutus Aku.
Matius 10:41 Barangsiapa menyambut seorang nabi sebagai nabi, ia akan menerima upah nabi, dan barangsiapa menyambut seorang benar sebagai orang benar, ia akan menerima upah orang benar.
Matius 10:42 Dan barangsiapa memberi air sejuk secangkir sajapun kepada salah seorang yang kecil ini, karena ia murid-Ku, Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ia tidak akan kehilangan upahnya dari padanya."

Yesus ku hidup, tidak seperti yang lainnya kalau udah mati ya..selesai sudah.

Terus dengan bagaimana sdr/i sekalian menyambut Yesus,
apakah sebagai orang baik?
apakah sebagai nabi?
apakah sebagai malaikat?
apakah sebagai tuan?
apakah sebagai Tuhan?.........
maka terpulanglah kepada sdr/i sekalian, karena sdr/i akan mendapatkan upah sesuai penyambutan sdr/i.

oke, GBU

elfizonanwar said...

Memurnikan 'ketuhanan' saya kira tidak berarti menyekutukan Tuhan itu sendiri, tapi posisi Tuhan tidaklah mungkin diletak sejajar dengan makhluk ciptaan-Nya sendiri.

Anonymous said...

TAUHID itu berarti satu tuhan. tuhan yang esa, yaitu ALLAH SWT. tidak ada yang lain yang berhak dipersekutukan dengan DIA. LA ILAHA ILALLAH.

DIA juga tidak beranak atau pun diperanakkan.

maka tidak ada istilah anak tuhan ataupun bapak tuhan.

ofel said...

ini ga sara kk, ini saling berbagi informasi, karna ingatlah kalo kita salah memeluk agama bisa2 neraka tujuan akhir setelah kita mati, jutru orang2 yg berteriak sara2 ini dan itu ga mengerti apa2 dan bahkan mungkin kehidupan agamanya ga benar2 dijalaninya : ok saya juga memberikan pengetahuan yang saya punya yah tolong baca baik2 karna saya juga sudah membaca postingan TS di atas, dan alangkah baiknya kalo TS menggunakan Alkitab versi King james version dari inggris, karna alkitab terbitan lagi sudah banyak yg di ubah untuk membingungkan kami Murid2 dari Tuhan Yesus dan membingungkan orang2 yang ingin tau lebih lanjut mengenai Tuhan kami.

pertama saya mau tanya dl : kenapa kubah masjid selalu ada lambang bulan dan bintang ?

ini yang saya ketahui mengenai sejarah muslim orang yang bijaksana pasti akan membacanya dengan teliti :

http://www.chick.com/reading/tracts/0042/0042_01.asp

http://www.chick.com/reading/tracts/1031/1031_01.asp

http://www.chick.com/reading/tracts/1058/1058_01.asp


Siapakah Tuhan Yesus itu ?? Tuhan berfirman " i am the way the truth and the life,no man cometh into father BUT BY ME " john 14 : 6

ini selengkapnya :

http://www.chick.com/reading/tracts/1049/1049_01.asp

http://www.chick.com/reading/tracts/0293/0293_01.asp

elfizonanwar said...

mslh ada lambang 'bulan' dan 'bintang' itu bukan mslh keimanan, hanya sekedar perlambangan saja. krn itu bagi kaum Muslim lambang ini tidak dibawa-bawa oleh perorangan krn. bukan simbol Tuhan atau bentuk Tuhannya.

Anonymous said...

Kekeliruan Kaum Unitarian

Pernyataan kelompok Unitarian bahwa ”,...setiap orang dapat merumuskan iman berdasarkan hati nurani dan akal sehatnya” menunjukkan bahwa iman mereka bergantung pada sesuatu yang lemah. Iman Kristen tidak bergantung pada hati nurani dan akal sehat, tetapi pada Firman Allah. Jika akal sehat menjadi ukuran, maka kedudukan akal sehat lebih tinggi daripada Firman Allah. Semoga mereka siap mengganti dasar iman mereka dari hati nurani dan akal sehat yang terlalu rapuh dan telah dipengaruhi dosa dengan Firman Allah yang kokoh.

Pemahaman mereka tentang Trinitas keliru, mereka seolah mencari jalan tengah. Saya kuatir iman mereka adalah iman sinkritis alias iman campur aduk. Buku-buku mereka belum membicarakan Trinitas. Dalam buku-buku mereka, tersirat bahwa mereka memahami Trinitas sebagai Modalisme atau bahkan Triteisme.

Metodologi penelitian mereka sangat tidak ilmiah. Dengan segala cara, mereka berusaha membuktikan teorinya. Pada dasarnya, setelah membaca buku-buku mereka, saya menyimpulkan,

Pertama, mereka melakukan penelitian yang bersifat deduktif. Artinya, mereka sudah mempunyai konsep terlebih dahulu baru mencari ayat-ayat pendukung. Bahkan terkesan memaksakan ayat-ayat yang sama sekali tidak berhubungan dengan konteks pembahasan untuk memihak pada konsepnya.

Kedua, mereka melakukan penafsiran eisegesis yaitu memasukkan arti ke dalam teks Alkitab, bukan eksegesis, menarik arti dari dalam teks. Cara ini (eisegesis, akan terlihat pada ayat-ayat yang dibahas) sangat tidak Alkitabiah, sekalipun ayat yang dibahas adalah ayat Alkitab.

Ketiga,... silakan baca di http://dannyherman.blogspot.com/

Anonymous said...

Saya mau bertanya?
Klo seandainya Tuhan Yesus Maha penghampun,,Berarti kita biasa melakukan dosa berulang kali+meinta ampun berulang kali kepada Tuhan Yesus??apakah begitu??
Hebat bener berarti Tuhan Yesus yah pak..
Apakah ada di dalam Alkitab manapun..yangmenerangkan ALLAH mempunyai ANAK??
Mohon di perjelas+diterangkan..

elfizonanwar said...

ada dua problem besar dlm kehidupan beragama saudara kita Kristen:

1. problem Trinitas;
2. problem satu Injil tapi beragam agama yang mengakuinya.

Kristen pakai Injil, Katholik pakai Injil, Advent pakai Injil, Protestan pakai Injil dst.

Upaya semacam itu pun diberlakukan terhadap Umat Islam, Ahmadiyah ngotot pakai Al Quran, tapi punya nabi sendiri Ghulam Ahmad, bukan Nabi Muhammad, kaum di luar Ahmadiyah yang mengaku Umat Islam dianggap kafir dsb. Tapi dsisuruh memakai nama agama sendiri tak mau, disuruh bikin Al Quran sendiri tak bisa pula, jadi mau apa ya.....

Jadi, kaum Kristen, Katholik, Protestan dsb. itu kembalilah pada nama agama yang satu saja, misal Nasrani titik. Mauuuuu?

Anonymous said...

dari dulu kita sudah sepakat untuk menggunakan term NASRANI bagi semua umat Kristen

elfizonanwar said...

nyatakan istilah 'Nasrani' tdk dlm kesepakatan, contoh sederhana, posting Anda saja menggunakan istilah Kristen Tauhid. Kt tauhid entah ada hubnya dng prinsip-prinsip ajarannya sy krg tahu.

Ya blm lagi komunitas Khatolik dsb.

Anonymous said...

Saya juga mau bertanya?
Bulan Ramadhan adalah bulan suci bagi Umat Islam. Di bulan ini setiap muslim wajib berpuasa sebulan penuh! dan akhir dari ibadah ini adalah sebuah janji! yaitu kembali FITRI! Alias bersih dari dosa. pertanyaan yang sama, berarti kita biasa melakukan dosa berulang kali selama sebelas bulan kemudian puasa sebulan penuh dan kembali FITRI, apakah begitu??

Mengenai Yesus Anak Allah. Anak Allah adalah salah satu gelar Yesus. Jadi bukan Allah melahirkan Anak! untuk penjelasan lebih lengkap Anda dapat kunjungi blog saya www.holytrinity.co.nr

elfizonanwar said...

Dlm Islam semua bulan prinsipnya sama, silahkan berbuat ibadah dan amalan lainnya, tp khusus ramadhan ini ada ritual ibadah yg berbeda dng bln sebelasnya. dan dengan hsl bln ini, ya diharapkan setiap diri manusia yg tlh melakukannya akan menemukan semangat dan jiwa baru untuk memenuhi kewajibannya sebelas bln berikutnya.

puasa juga tlh berlaku terhadap kaum Yahudi dan Nasrani, tp sayang ritual ini tdk dimanfaatkan secara optimal dan bahkan kurang terpatuhi oleh kaumnya.

setelah ramadhan ini 'tdk' ada janji untuk dipenuhi secara khusus krn. silahkan pd pribadinya apakah besar manfaat ramadhan baginya atau tidak. jk bermanfaat maka diharpkan amalnya disisi Tuhan, ya mudah2an dpt pahala yg besar juga, sebaliknya jk tdk ya mereka tlh berbuat aniaya pd dirinya.

yang bisa menolong diri kita itu tdk bisa oleh sesama manusia, nabi pun tdk bisa menolong kita jika kita tdk patuh dng ajarannya. yang pasti dan yang bisa menolong kita tdk lain adalah Tuhan, Allah. Yang sesama manusia jelas tdk bisa menolong sesamanya dlm melaksanakan ajaran agamanya.

Anonymous said...

Senang berdialog dengan orang yang santun seperti Anda (Elfizonanwar). seolah saya sedang berhadapan dengan pemeluk sebuah agama yang menjadi rakhmat bagi Alam semesta! Biasanya orang Islam yang berbicara dengan saya layaknya seorang teroris, tapi kesantunan anda mengubah persepsi saya tentang Umat Islam! saya sebenaranya sedang menjawab pertanyaan dari seorang yang tidak rela menyebut namanya sendiri. ia bertanya

Saya mau bertanya? Klo seandainya Tuhan Yesus Maha penghampun,,Berarti kita biasa melakukan dosa berulang kali+minta ampun berulang kali kepada Tuhan Yesus??apakah begitu??

saya senang dengan orang yang jujur dan terbuka. tidak perlu takut memperkenalkan identitas kecuali Anda seorang teroris.

sekali lagi senang berdialog dengan Anda Elfizonanwar!

elfizonanwar said...

Terima kasih atas sanjungannya, saya juga merasa hormat dengan Anda, ya semoga dialok kita ini bermanfaat bagi kita semua yang bergumul dalam dialogis ini.

acimz said...

Menurut saya pribadi..semua perbedaan yg terjadi adalah krn masalah kultural di mana Allah ingin dikenal tp tdk berbenturan dgn kultur suatu bangsa..konsep keesaan Allah oleh suku Israel akan berbeda dgn kultur Yunani,Media,Persia,Arab,dan bgs2 lain. Ketika suatu kultur bgs yg mengadopsi politeisme sbg bagian dr bgs tsb,maka Allah akan memperkenalkan diri-Nya dlm bentuk yg mudah dipahami ttp tdk menghilangkan keesaan-Nya..yaitu konsep :Trinitas..krn hanya ini cara utk menjangkau bgs2 spt yunani utk bisa mengenal Allah yg selama ini menyimpang dr ajaran mrk selama ini yaitu “politeisme”. Begitupun budaya Arab,pasti mengadopsi nama Allah mereka yg tdk berbenturan dgn kultur mrk yg selama ini mrk kenal (yg mgk bagi org Kristen berkata bhw nama Allah kan sebenarnya nama suatu “ilah” di tanah Arab yg diadopsi menjadi agama Islam). Byk kultur yg berbeda yg sesungguhnya akan mempengaruhi doktrin ttg keesaan Allah. Di budaya romawi mrk mengenal istilah “anak dewa” di mana dewa mrk layaknya manusia bisa mempunyai anak..nah pd zaman Yesus hidup,budaya romawi juga sgt kuat dlm kehidupan org Israel..krn ada byk pertukaran budaya,mk terjadilah perkawinan kebudayaan lokal dgn budaya asing..hal ini juga akan mempengaruhi doktrin yg diterima,shg muncul istilah “Anak Allah” yg mgk spesial maknanya bagi pengikut Yesus. Walaupun zaman dahulu sudah ada istilah “anak Allah” pd zaman PL,itu juga dikarenakan byknya peristiwa yg terjadi dlm sejarah umat Israel,dr perpindahan,pengasingan,pembuangan,penjajahan..dll. Semoga smp disini kita mengerti bhw Allah ingin juga dikenal oleh bgs2 lain dgn cara2 yg tidak berbenturan dgn kulturnya ttp juga tdk menghilangkan keesaan Allah. Penjelasan yg singkat ini mgk terdpt kekurangan,mohon dimaklumi,krn penjabaran keesaan sangatlah kompleks dan kita merasakan dampaknya smp berabad2 lamanya.

Kolose 3:10 – 11 “ dan telah mengenakan manusia baru yang terus-menerus diperbarui untuk memperoleh (pengetahuan yang benar menurut gambar Penciptanya); dalam hal ini tidak ada lagi orang Yunani atau orang Yahudi, orang bersunat atau orang tak bersunat, orang Barbar atau orang Skit, budak atau orang merdeka, (tetapi Kristus adalah semua dan di dalam segala sesuatu).”

Semua perbedaan doktrin keyakinan dalam 3 agama samawi (Yahudi-Kristen-Islam) adalah proses kita dalam mencapai pengetahuan ttg Allah yang “sedang” menuju kesempurnaan.. “tritunggal agama” (maaf..saya menggunakan kata tritunggal utk 3 agama di atas,krn ini sbg “tanda” bhw nama Allah dlm satu akar sejarah tetap ada dlm 3 komunitas terbesar ini smp skr yg membedakan mrk dgn agama2 lain) yg ada saat ini perlu saling menghormati setiap budaya yg “tersisip” dlm setiap ajaran masing2 satu sama lain. Bayangkan saja jika 3 agama menjadi “esa” di dalam “kemahaesaan” Allah,dunia akan berubah total di setiap sendi2 kehidupan,mgk menjadi semacam eden di muka bumi..ttp itu semua perlu semacam kekuatan kasih yang “superkuat” untuk mengikat mrk satu dgn yg lainnya,namun kenyataan mmg tdk semudah konsep yg dibicarakan bukan?

elfizonanwar said...

berarti kata Allah kan tidak diambil dari Yunani dll.? kt Allah diambil dari bumi Arab itu sendiri, lalu kenapa seperti agama Kristen juga mengambil kt Allah, apakah tidak ada nama lain untuk Tuhan Bapak?

saya kira sdh waktunya mslh Trinitas itu dikaji dengan kata hati nurani yang dalam, apakah bisa kita terima atau tidak?

Anonymous said...

FD..sungguh menyedihkan mengetahui bahwa sesungguhny Anda tidak mengerti Kitab Suci itu sendiri...semoga Anda mau rendah hati mengakui kesombongan anda atas Kitab Suci (Alkitab)...May God give you a true wisdom to know His Words...

angel santika said...
This comment has been removed by the author.
elfizonanwar said...

Akhirnya Paus di Vatikan gamang juga dengan ulah Wikileaks.
pikir Paus teknologi yang canggih itu 'malaikat' yang bisa menyimpan semua 'rahasia'-nya.

Ya itulah bukti, ya manusia tetap manusia, untuk menjadi malaikat saja tidak bisa, apalagi manusia bisa jadi Tuhan!.

Vatikan: Bocoran WikiLeaks Tidak Bisa Dipercaya | Suara Pembaruan
www.suarapembaruan.com

‎[VATIKAN CITY] Tahta Suci Vatikan akhirnya bereaksi atas bocornya kawat diplomatik Amerika Serikat (AS) terkait terkait kepemimpinan Vatikan. Vatikan menilai bocoran kawat diplomatik oleh WikiLeaks itu sebagai sebuah masalah yang sangat-sangat serius.

Elfizon Anwar sy tidak tahu, bagaimana Paus bereaksi jika terjadi kloning manusia, 'manusia dolly' yang juga tidak punya Bapa!

Saif Abu Zulfa said...

Janji Allah hanya Al-qur'an satu-satunya kitab yang terjaga dari campur tangan manusia,kira-kira bagaimana dengan khabar berikut ini:
"Dan(ingatlah) ketika Isa Ibnu Maryam berkata: "Hai Bani Israil, Sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab sebelumku, Yaitu Taurat, dan memberi khabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad)." Maka tatkala Rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata: "Ini adalah sihir yang nyata.".< As Shoff:6 >"..
apakah mungkin kalimat tersebut karangan???atau hanya menyalin kembali ucapan Nabi Isa as???

CosmicBoy said...
This comment has been removed by the author.
CosmicBoy said...

Blog ini untuk bahas unitarian atau menyebarkan dakyah Islam?

Ckckck...

Anonymous said...

maaf saudara Kesahalan dasar asumsi ketika mendefinisikan Allah, menjadi batu sandungan sendiri bagi para Kristen Tauhid. Frans mengurai kata “Allah” berasal dari dua kata yaitu “al” (kata sandang) dan “ilah” (sesembahan, god). Secara etimologis Allah memiliki padanan makna dalam bahasa Indonesia menjadi dewa, dalam nahasa Inggris menjadi God, dalam bahasa Ibrani menjadi Elohim, dan dalam bahasa Yunani menjadi Theos (hlm 23).

Kata “Allah” adalah isim ghairu musytaq (kata yang tidak ada asal katanya dan bukan pecahan dari kata lain). Karena kata ini tidak bisa diubah menjadi bentuk tatsniyah (ganda), bentuk jamak (plural), dan tidak dapat dijadikan sebagai mudhaf


mudahan anda bersedia membaca ini ttg JALAN RUMIT KRISTEN TAUHID DAN ISLAM http://ekspresidiri.wordpress.com/2012/02/14/jalan-rumit-kristen-tauhid-kristen-unitarian/

farhan arrazi said...

Apakah kristen tauhid mempercayai adanya nabi muhammad SAW?

Christian Iffrel Peter Alamsyah said...

maaf, tpi Tuhan tidak mempunyai anak
Yesus adalah utusan Tuhan untuk memberitakan Injil kepada umat manusia...

GBT Lengkong Besar said...

Untuk memahami Kristen harus dengan budaya kristen. Indonesia negara satu-satunya yang tidak mengajarkan budaya Kristen. Saya sarankan jangan gunakan istilah Kristen tauhid tetapi Kristen shema. Kata Allah muncul di Alkitab Karena terjermahan Shellabear. Selama Indonesia tdk berani menceritakan budaya kekristenan maka selalu menjadi agama yang tidak dapat ditoleransi pemahamannya di Indonesia. Misal budaya menterjemahkan kitab suci ke berbagai bahasa, budaya kontekstual, budaya pengajaran ke semua orang. Persinggungan budaya adalah hal yang wajar, memperdebatkannya juga masih wajar, tapi menjelekkannya itu bukan budaya bangsa Indonesia asli. Generasi jaman sekarang tanpa dijajah sudah mudah tercerai berai oleh isu intoleransi agama

GBT Lengkong Besar said...

Kata anak Tuhan , anak Allah tidak sama dengan hubungan anak dan bapa secara lahiriah dalam budaya Yahudi. Secara ontologi bahasa Ibrani dan bahasa Aramaic kata anak berarti ada kemiripan yang setara, sehingga gelar Anak Allah selain bisa dipakai oleh Yesus juga dapat dipakai oleh umat kristiani. Ini salah satu budaya kekristenan dalam bahasa yang perlu diceritakan di Indonesia, dan secara nyata telah menjadi kekayaan bagi bahasa Indonesia. Para penerjemah Alkitab telah menambah makna baru dalam bahasa Indonesia selama puluhan tahun ini di Indonesia. Sebaiknya dijadikan aset bahasa mungkin ada kamus Indonesia versi terjemahan kristen

Anonymous said...

Saya tdk percaya Muhammad, saya percaya Yesus tp saya msh ragu kalo Yesus adlh Allah.
Knp Yesus berkata di kayu salib "Allah, Allah. Kenapa Engkau meninggalkanKu?" apabila Ia sendiri adalah Allah?

Rinto Handoyo said...

Kristen tauhid, kok prinsip dasar pemikiranya sama kayak saksi yehova, lalu bagaimana sejarah berdirinya

shadewa atmanegara said...

iya, sama juga dengan pengalaman Iman saya.. Dogma Tritunggal itu absurd banget, karena tidak ada satupun ayat Alkitab yang menyatakan Yesus = Allah Bapa/YHWH.

Jadi, kalau kita benar2 ingin mencari "Jalan Keselamatan" janganlah pernah berhenti pada suatu titik teruslah berupaya (pindah2 gereja pun sah2 saja dalam mencari Kebenaran Hakiki).

[Yakobus 2:14-26]
2:14 Apakah gunanya, saudara-saudaraku, jika seorang mengatakan, bahwa ia mempunyai iman, padahal ia tidak mempunyai perbuatan? Dapatkah iman itu menyelamatkan dia?
2:17 Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati.
2:19 Engkau percaya, bahwa hanya ada satu Allah saja? Itu baik! Tetapi setan-setanpun juga percaya akan hal itu dan mereka gemetar.
2:22 Kamu lihat, bahwa iman bekerjasama dengan perbuatan-perbuatan dan oleh perbuatan-perbuatan itu iman menjadi sempurna.
2:24 Jadi kamu lihat, bahwa manusia dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya dan bukan hanya karena iman.
2:26 Sebab seperti tubuh tanpa roh adalah mati, demikian jugalah iman tanpa perbuatan-perbuatan adalah mati.

Kallendy Tambunan said...

Wakakakakakakak....
Kisah perkelahian Yesus dan Isa benar2 membuat perutku sakit!
Mbok ya kalo membuat karangan fiksi itu jangan kebangetan toh mas!

Farras A. F said...

Prinsip ketuhanannya sangat persis dengan islam yang mentauhidkan Allah

Farras A. F said...

Laa ilaaha illallah

Farras A. F said...

Kalau emang dia benar bermimpi begitu anda mau berkata apa? Dia sudah menjelaskan apa yang dia alami secara jujur dan tidak ada kebohongan dalam kata2nya. Bukannya saya gampang percaya tapi coba anda telaah perkataanya. Saya lihat jauh dari bualan atau cerita fiksi.